Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

Nasional

BAZ DKM Mesjid Jami Assa’adah Gelar Pembagian Zakat Mal

×

BAZ DKM Mesjid Jami Assa’adah Gelar Pembagian Zakat Mal

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Badan Amil Zakat DKM Masjid Jami Assa’adah mengadakan kegiatan pembagian zakat mal yang dilaksanakan di Kampung Raweuy Kidul RT 004/007, Minggu (30/9).

Ratusan warga tampak antusias menghadiri kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Muharam.

“Ya, masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti scara ini, dan Alhamdulilah pelaksanaannya berjalan lancar,” ucap Asep Jabrigh selaku Amilin Masjid Assa’adah.

Dikatakan Asep, kedepannya kami selaku Amilin DKM Mesjid Jami Assa’adah, akan mengembangkan yang semula zakat mal bersifat material (sembako-red) akan di aplikasikan ke produktif seperti bantuan modal kepada pengusaha ataupun UMKM yang memerlukan modal.

“Semoga tahun depan akan lebih meningkat,” katanya.

Sementara itu, Asep Solihin S.Pdi selaku ketua DKM Mesjid Jami Assa’adah menjelaskan, bahww di masjid ini ada UPZ nya, yang mampu berbagi dengan sesama, khususnya dengan jamaah yang ada di sekeliling RW 007 Kampung Raweuy.

“Istimewanya lagi, ini murni original dari warga untuk warga dan tidak ada unsur kampanye ataupun lain sebagainya,” terangnya.

READ  Presiden Jokowi Bertolak ke Gorontalo Untuk Kunjungan Kerja

“Alhamdulillah kegiatan pembagian zakat mal di DKM Masjid Jami As-sa’adah ini sudah berjalan selama 5 tahun, mudah-mudahan akan menjadi keberkahan untuk kami (UPZ/DKM Mesjid Jami Assa’adah-red), serta bisa menunjang program Kabupaten Cianjur yaitu lebih maju dan agamis,” ucapnya.

Dirinya berharap, untuk kedepannya akan banyak lagi Muzakki yang bisa mengeluarkan zakatnya dan mustahiknya menjadi sedikit.

Sutardi ketua UPZ memaparkan, jumlah peserta penerima zakat mal sebanyak 340 jiwa dari tiga RT di RW 007.

“Ya, dengan adanya kegiatan ini, Alhamdulillah kami merasa bahagia, karena di saat-saat sekarang ini sedang dalam kesulitan. Adapun beberapa orang yang tidak hadir karena sakit, namun mengenai haknya tetap kami berikan kepada orang yang diwakilkannya,” papar Sutardi.

Harus kami akui, ada satu RT 001 Kampung Cadot Desa Mekarsari, yang belum bisa kami penuhi.

“Alasannya karena keterbatasan dana, kendati demikian untuk kedepannya, Insyaallah akan kami upayakan supaya mereka pun bisa kebagian jatahnya,” tandasnya.

Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *