HOME

Cari Solusi Terbaik, Masalah Pembelajaran di Sumba NTT Akan Diteliti

99
×

Cari Solusi Terbaik, Masalah Pembelajaran di Sumba NTT Akan Diteliti

Sebarkan artikel ini
Cari Solusi Terbaik, Masalah Pembelajaran di Sumba NTT Akan Diteliti
Cari Solusi Terbaik, Masalah Pembelajaran di Sumba NTT Akan Diteliti

MetroMediaNews.co – Permasalahan pendidikan di Indonesia cukup kompleks. Dalam paparan Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di tahun 2014, Indonesia dinyatakan mengalami gawat darurat pendidikan.

Berdasarkan berbagai penelitian internasional, seperti PISA 2012, UNESCO 2012, The Learning Curve dan lain-lain, mutu pendidikan Indonesia tergolong rendah bila dibandingkan negara-negara lain.

“Persoalan rendahnya mutu pendidikan ini harus dicari akar masalahnya secara lokal dan harus segera dipecahkan berdasarkan prioritas,” ujar Gerson Naru, salah seorang Fasilitator Daerah program pendidikan INOVASI untuk daerah Sumba Timur, Rabu (13/12).

Pak Gerson adalah salah satu dari 30 Fasiliator Daerah INOVASI lainya yang berasal dari Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Barat Daya. Gerson akan mengobservasi permasalahan pendidikan, terkhusus pembelajaran di kelas sebagai bagian dari proses pemecahan masalah pendidikan dengan menggunakan pendekatan PDIA (Problem Driven Iterative Adaptation). Sebuah pendekatan untuk menemukan solusi yang relevan dengan konteks permasalahan lokal, melalui proses iterasi atau kaji ulang dan adaptasi.

Di Sumba Timur, jumlah FASDA yang tugasnya pertamanya mengeskplorasi masalah pembelajaran kelas ini ada 10 orang. Mereka telah dilatih pendekatan PDIA selama tiga hari. Untuk menguatkan hasil pelatihan tersebut, selang beberapa hari, mereka juga diajak untuk merefresh kembali materi pelatihan. Mereka juga praktik langsung terjun ke sekolah mengeksplorasi masalah.

Praktik latihan tahap eksplorasi ini dilakukan dengan observasi proses pembelajaran di kelas, mengamati guru saat mengajar, dan akhirnya wawancara mengurai masalah-masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. “Praktik hari ini dilakukan, supaya kita lebih terlatih mengeksplorasi dan meneliti masalah, sebelum pada akhirnya benar-benar melakukan observasi di lapangan,” ujar Gerson, yang berpraktik eksplorasi di SDN Hambuang, Hambuang Sumba Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *