SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Dede Kalista Bocah 8 bulan Menderita penyakit Hidrosefalus Butuh Perhatian Dari Pemerintah

642
×

Dede Kalista Bocah 8 bulan Menderita penyakit Hidrosefalus Butuh Perhatian Dari Pemerintah

Sebarkan artikel ini

 

CIANJUR, METROMEDIANEWS.CO – Kartiman dan Lia (27) warga Kp. Mitra Bakti RT 02 RW 03, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur Selatan, Jawa Barat, hanya bisa pasrah meratapi nasib buah hatinya Dede Kalista yang berusia delapan bulan menderita penyakit Hidrosefalus.

Saat ini Kalista nama panggilannya, anak ketiga dari tiga bersaudara hanya bisa terbaring lemah tak berdaya. Upaya maksimal untuk berobat Kalista sudah dilakukan, namun apa daya Kartiman dan Lia yang merupakan keluarga tidak mampu dan miskin hanya bisa pasrah menunggu uluran tangan dari para dermawan dan perhatian dari pemerintah.

“Awalnya anak saya normal, diketahui sejak umur dua bulan terlihat kepala Kalista semakin membesar,” ujar Lia kepada MMN.CO dikediamannya, Minggu (10/9/2017).

Dikatakan Lia, dirinya sempet membawa Kalista ke Dokter kemudian mendapat rujukan ke Puskesmas. Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas baru diketahui ternyata Kalista menderita penyakit Hidrosefalus.

“Saya berharap Kalista dapat sehat dan tumbuh kembang normal seperti anak yang lain, tapi apa daya saya tidak mampu untuk berobat,” tutur Lia dengan nada sedih.

Sementara itu Kepala Puskesmas Naringgul Ijuh Sugandi, Skm turut prihatin atas penyakit yang diderita Kalista. Pihak Puskesmas sudah berupaya semaksimal mungkin membantu Kalista namun karena tidak memiliki persyaratan yang cukup pada akhirnya menjadi kendala.

“Kebetulan sudah ditangani oleh Puskesmas namun karena pasien tidak memiliki persyaratan yang cukup untuk digratiskan secara prosedural, tetapi kami pihak Puskesmas Naringgul akan membantu semaksimal mungkin ketika pasien untuk rujuk ke Rumah Sakit, dengan arti kata kami akan memfasilitasi dengan semaksimal apa-apa kebutuhan pasien dalam merujuk ke Rumah Sakit,” kata Kepala Puskesmas Naringgul.

Respon (1)

  1. Bawa dlu k RSUD Cianjur, untuk mendapatkan perwatan,pembiayaan lewat bpjs insya Allah sya bantu, bwa persyaratan, suratketerangan dari rt/rw stempat, sktm dari desa d kerahuu camat bawa k ksya, itu biasanya dari RSUD Cianjur dirujuk k RSHS Bsndung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *