PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Daerah

Diduga Ada Oknum Polisi dan Pejabat Terlibat dalam Bentrok di Pasar Kuta Bumi

89
×

Diduga Ada Oknum Polisi dan Pejabat Terlibat dalam Bentrok di Pasar Kuta Bumi

Sebarkan artikel ini

Metromedianews.co – Kuasa Hukum Hengky Cs, Fredi Moses Ulemlem S.H., M.H., C.PC., CNS., C.ME menduga kuat ada upaya cuci tangan oknum Polresta Tangerang dalam penanganan bentrok pedagang dan ormas di Pasar Kutabumi Tangerang beberapa waktu lalu. Pasalnya diketahui, baru satu minggu proses hukum terhadap peristiwa 24 September 2023 kemarin, Polresta Tangerang sudah melimpahkan berkas kepada Kejaksaan.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

“Diduga kuat ada oknum-oknum polisi dan pihak tertentu terlibat dan mendapat jatah tiap bulannya dari oknum pedagang Pasar Kutabumi,” ungkap Fredi kepada awak media, Rabu (4/10/2023).

Ia menduga ada oknum pejabat yang bermain dalam permasalahan Pasar Kutabumi dengan tujuan agar bung Hengky dan kawan-kawan di singkirkan dalam urusan kepentingan pasar.

“Jadi sudah jelas kuat dugaan kami bahwa sampai saat ini yang jadi tersangka pada peristiwa 24 September 2023 hanya bung Hengky dan dua kawan lainnya,” katanya.

Ironisnya Kapolresta Tangerang baru mendapat informasi tentang peristiwa yang sesungguhnya terjadi usai mendatangi pedagang di Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS) Rabu pagi (4/10/2023).

“Kapolres tidak tau informasi yang sudah diberikan oleh pedagang tentang peristiwa yang sesungguhnya terjadi di Pasar Kutabumi. Artinya kita bisa lihat ada dugaan informasi yang ditutup-tutupi demi kepentingan terselubung,” jelasnya.

Fredi menegaskan, dirinya akan mengawal dan meminta kasus ini diusut tuntas dan dibuka seluas-luasnya secara transparan, dan meminta ketegasan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang agar segera menutup Pasar Lama Kutabumi untuk memutuskan mata rantai pemberian jatah tiap bulan oleh pedagang kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *