Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
HOME

Dimana Sarip bersembunyi ?, sang pembawa lari Siti Amelia, Sudah hampir 1 tahun belum diketemukan

×

Dimana Sarip bersembunyi ?, sang pembawa lari Siti Amelia, Sudah hampir 1 tahun belum diketemukan

Sebarkan artikel ini
20 Pengunjung

CIANJUR, MMN.CO – Malang nian nasib keluarga firdaus dengan siti aminah keluarga yang kurang mampu dan tergolong miskin tempat tinggal pun digubuk reyod warga asal Kp. Cikareo Rt. 04 Rw. 07 Desa Wangunjaya Kec. Naringgul Cianjur Selatan. Sudah hampir satu tahun lebih anaknya Siti Amelia yang hilang dibawa lari oleh Sarip belum diketemukan, putri satu-satunya yang bernama Siti Amelia yang usianya masih dibawah umur dibawa lari oleh tetangganya sendiri yakni  Sarip kini keberadaanya belum jelas  entah disembunyikan dimana. Sedangkan putrinya itu masih anak-anak berusia 11 tahun  masih butuh kasih sayang dari kedua orang tuanya dan masih duduk dibangku belajar Sekolah Dasar, kini keluarganya yang  miskin itu hanya bisa menagis dan berdoa supaya anaknya bisa cepat diketemukan.

Saat di konfirmasi Metro Media News dirumahnya  2/4/17 ayah kandung Siti Amelia yakni Firdaus (41) menjelaskan keronologis putrinya yang hilang dibawa lari oleh  Sarip, awal mula kejadianya pada hari rabu 10/06/16 dan sampai saat ini  sudah hampir satu tahun lebih belum diketemukan.  Awalnya Sarip meghubungi anak saya lewat telpon selulernya untuk minta dipijitin, saya tidak ada rasa curiga kepadanya soalnya dia teman dekat sehari-hari saya bekerja dijalan. ”Bukannya dianter lagi pulang malah dibawa ke Ciwidey dan menginep satu malam, esok harinya saya cari dan akhirnya ketemu di jalan kemudian saya tanya Sarip  kenapa enga dianter pulang malah dia tidak jawab yang jawab anak saya sendiri. habis dari Ciwidey Pa, Saya merasa aneh melihat wajah anak saya yang pucat dan sepertinya gelisah belum sempat bertanya mendetil Sarip pergi lagi dengan anak saya katanya mau dianterin pulang tetapi ketika saya kejar kerumah ternyata tidak ada dirumah melainkan dibawa  pergi entah kemana hinga sampai sekarang keberadan anak saya entah dimana.” Ungkapnya.

Lanjut Firdaus, ”Sarip juga membawa senjata pistol lengkap dengan peluruhnya jadi saya takut kenapa-napa terhadap anak saya walau pun tidak ada pengancaman terhadap keluarga saya, setelahnya kejadian itu lalu saya melapor ke pihak Desa dan saya di bawa ke kantor  polsek Naringgul  melaporkan atas kejadian anak saya yang dibawa lari oleh Sarip  harapan saya kepada pihak yang berwajib mudah-mudahan anak saya  segera bisa diketemukan beserta pelakunya, Sarip minta diadili seberat beratnya karena sudah menghancurkan keluarga saya,  seharusnya anak saya belajar di bangku sekolah sekarang jadi putus sekolah gara-gara dia dan yang lebih mirisnya lagi sudah hampir satu tahun lebih belum ada kabar beritanya entah dimana dia sekarang.” Pungkasnya.

Sementara ibu kandungnya  Aminah (34) menjelaskan saat diwawancara, ”Gara-gara Si Sarip saya jadi banyak hutang kesana kemari pinjam buat ongkos mencari anak saya dan yang lebih kejamnya lagi sebelum membawa lari anak saya dia suruh suami saya meminjam uang ke rentenir sebesar Rp. 900.000  dan uang itu pun tidak dibayarkan bukannya membayar hutang malah membawa lari anak saya, saya beserta keluarga sudah mencari kesana-kemari  terakhir sampai ke Garut tapi anak saya tidak diketemukan juga, kalau menghitung biaya sudah habis besar dan rumah segede kandag ayam pun habis dijual, jangankan buat mencari anak saya makan ajah saya susah Pak. Sekarang saja saya tinggal di rumah bapak angkat saya di Kp. Datarmuncang Desa Malati Naringgul.” Jelasnya.

Hal senada dibenarkan oleh pihak Desa Wangunjaya melalui  PEPEH R., bahwa benar dengan adanya kejadian telah terjadinya kasus  kehilangan anak dibawah umur yang dibawa oleh Sarip , ”Kami  Pemerintahan Desa Wangunjaya kedatangan keluarga Siti Amelia dan melaporkan kejadian ini dan pihak keluarga korban sudah kami dampingi untuk membikin laporan ke pihak Polsek Naringgul Cianjur.” Tukasnya.

Kepala sekolah SDN PUNCAK WANGI Didin Suharyono, M. Pd. saat di konfirmasi wartawan membenarkan  kehilangan salah satu siswa didiknya yakni Siti Amelia. ”benar sekali itu anak murid didik di sekolah kami siswa kelas 2 (dua) dengan No. Induk 141501033 No. NISN 0051159666 tanggal lahir Cianjur, 30 Juni 2005, kami merasa kehilangan anak didik kami yakni Siti Amelia dan anak itu tergolong anak yang cerdas. Kami beserta para guru lainya mendoakan supaya  segera diketemukan dan pelakunya supaya segera ke tanggkap.” Ujar Kepala Sekolah.

Hasil pantauan Metro Media News permasalahan ini sudah ditangani pihak Polsek Naringgul kini kasus nya sedang dalam pengembangan pihak Polsek Naringgul. (Jay)

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *