HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Distan Karawang Diminta Sidak Distributor PSC

489
×

Distan Karawang Diminta Sidak Distributor PSC

Sebarkan artikel ini

 

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

KARAWANG, MMN.CO – Kurangnya pengawasan tim KP3 Kabupaten Karawang, terhadap penyalur pupuk jenis SP-36 diwilayah Kecamatan Tirtajaya, banyak disayangkan para kios pengecer. Pasalnya pengecer mengeluhkan adanya dugaan monopoli antara Purnama Surya Cipta (PSC) selaku Distributor yang berlokasi di Cikampek, melakukan kongkalingkong dengan beberapa kios bermodal besar.

Dari data yang ada sebanyak 16 kios di Kecamatan Tirtajaya sebagai pengecer pupuk resmi. Kios tersebut mendapatkan Distribusi berbagai jenis pupuk bersubsidi sesuai Kuota dari Distributor yang telah ditunjuk, berdasarkan Rencana Depinitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Diketahui harga jual pupuk dari kios kepada para petani sesuai HET, diantaranya pupuk Urea Rp.1.800/Kg, ZA.Rp.1.400/Kg, SP-36 Rp.2000/Kg, NPK Phonska Rp.2.300/Kg dan Petroganik Rp.500/Kg.

Namun kenyataannya Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya slogan saja. Fakta dilapangan masih banyak petani yang membeli pupuk bersubsidi tersebut dengan harga masih diatas HET. Seperti diketahui harga pupuk jenis SP-36 yang dijual Kios Sri Tani Desa Srijaya, mencapai Rp.3.200/Kg.

Seperti dikatakan Toyib mengatakan harga beli SP-36 dari distributornya sudah diatas HET, yaitu Rp.2.100/Kg. “Gak mungkin kios jual sesuai HET, kalau belinya saja sudah melebihi HET ,itupun saya ngambil sendiri ke gudang BJR,” ujarnya Toyib saat dikonfirmasi MMN.CO, Rabu (9/8/2017).

Dikatakan narasumber salah seorang pemilik kios yang enggan disebut namanya mengatakan kepada MMN.CO bahwa tidak hanya kios milik Toyib, masih ada beberapa kios lain yang mendapatkan SP-36 dari Distributor PSC seperti kios milik Heri, Dede dan Rasidi yang masing-masing mendapatkan pupuk SP-36 minimal sekitar 8 ton pada bulan juli tahun ini.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *