Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Megapolitan

Era Digital, Kiai Musik Jhon Dayat Terus Melakukan Inovasi

×

Era Digital, Kiai Musik Jhon Dayat Terus Melakukan Inovasi

Sebarkan artikel ini

“Kiai Musik Jhon Dayat, Tawarkan Umroh RBT Lewat Salwa”

METROMEDIANEWS, JAKARTA – Kiai musik Jhon Dayat, kiprahnya dalam jagad musik pop Indonesia tak perlu diragukan lagi. Lihat saja sederet lagu yang diciptakannya tak pernah lekang dari ingatan. Seperti lagu Di Sini Aku Rindu, Cintamu Seperti Apa, dua lagu yang dibawakan Diva Melow Indonesia di era 90-an, Nia Daniaty. Belum lagi penyanyi kondang lainnya, seperti Popy Mercuri, turut merasakan gurihnya ciptaan lagu musisi Nurhidayat.

Maka tak heran, di era itu, nama Nurhidayat melejit sebagai musisi bertangan diri. Namanya disejajarkan dengan Obbie Messakh, termasuk juga Gombloh, ikon legenda musik pop Indonesia. Maklumlah keduanya bersahabat kental, sehingga Jhon Dayat – begitu sebutan akrabnya membuat lagu berjudul Gombloh Sahabatku.

Namun, sayangnya di era yang dominan berupa CD, tidak bertahan lama. Bahkan, banyak di antaranya “menyepi” ke dunia lain, tidak menunjukkan jati dirinya sebagai musisi. Mereka hijrah ke bidang lain.

Lebih kreatif

Bagaimana dengan Jhon Dayat? Alhamdulillah, lelaki kelahiran Jakarta ini tetap eksis sebagai seniman. Bahkan ada embel-embelnya sebagai musisi religius. Namanya ikut berubah, Kiai Musik Jhon Dayat.

Seperti lagu religinya yang dibawakan Dea Ananda, “Tak ada baju baru, baju lama pun tak apa-apa. Lebaran sebentar lagi,” sampai hari ini dinyanyikan anak-anak menyambut Idul Fitri.

Ia mengaku, di era youtube dan digitalisasi ini justru lebih produktif. Maklumlah proses kreatifnya lebih mudah, tidak nyelimet seperti dapur rekaman.

“Ada ide, tinggal buat rekaman di yotube kemudian diviralkan,’ jelas Kiai Musik kepada Metro Media News dalam wawancara ekslusif di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tak heran, musik ciptaannya di youtube tak terhitung dengan jari 10. “Semua berbau syiar, direkam dan produksi “Pribumi Record”, yang disebut sebagai sarana penyanyi republik Indonesia Bersuara Untuk Memajukan Indonesia,” terang Jhon Dayat yang kini identik dengan busana gamis.

Salwa Drap

Sementara itu di era digital ini, Kiai Musik Jhon Dayat terus melakukan inovasi. Salah satunya ia menggandeng Salwa (9) siswa SD Islam Al Azhar 36, Patuha Bandung, penyanyi cilik asal Bandung, Jawa Barat. Ada 11 lagu yang disyiarkan lewat RBT, baik Xl (kirim sms ke 1818) Telkomsel (kirim ke 1212) Indosat (kirim ke 808) dan Tri ( kirim ke 1212).

Ke 11 lagu itu Gembirakan Anak Yatim 1 dan II, Indonesia Tahajut, Jam Belajar Malam Hari, Jangan Menambah Dosa, Lebaran Telah Tiba, Rukun Iman, Salam 212, Semangat Ramadhan, Takut Dibenci Allah, Ya Allah Berikan Hamba Rezeki, Indonesia Tanpa Narkoba, Agama Sempurna.

Khusus, lagu Jam Belajar Malam Hari, Jhon Dayat berharap seluruh anak belajar, tidak nonton tv, sehingga pintar seperti Gubernur DKI, Anies Baswedan.

“Nah, siapa paling banyak nge-RBT, akan melakukan umroh gratis,” jelas Kiai Musik, menyebut Produser sekaligus Direktur Utama Bunda Maya, sedang dirinya hanya Produser. Pelaksana. Semua penuh dengan syiar, sehingga sejak dini setiap orang takut berbuat dosa.

Ia yakin, Salwa, 9 tahun, penyanyi milenia yang lantunan suaranya dapat membuat orang dekat dengan Allah, mohon ampun seampunnya, tandasnya.(Dedy)

READ  Meski Sudah Dilarang, SMP Negeri 16 Kota Tangerang Tetap Gelar Study Tour Ke Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *