Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Nasional

Goa Masigit Tapak Tilas Para Wali, Ada Ukiran Kubah dan Kaligrafi

×

Goa Masigit Tapak Tilas Para Wali, Ada Ukiran Kubah dan Kaligrafi

Sebarkan artikel ini
6 Pengunjung

METROMEDIANEWS, CIANJUR – Goa Masigit yang berada dibawah kaki Gunung Rompang, Kampung Garunggang, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, konon katanya goa tersebut merupakan tapak tilas para wali. Sebab, goa tersebut dirasakan sangat kental aura mistik nya.

Bahkan yang membuat istimewa dan keunikan dari goa tersebut adalah adanya kolam air tempat berwudhu dan ada ukiran kubah yang menyerupai mesjid disertai tulisan kaligrafi arab didinding goa.

Tentunya dalam hal ini keberadaan Goa Masigit sangat berpotensi sebagai objek wisata religius yang berada di wilayah Cianjur Selatan.

Sayangnya hingga saat ini keberadaan Goa Masigit belum terawat, padahal jika pemerintah daerah menjadikannya sebagai destinasi salah satu obyek wisata religius tentunya akan menyumbang Penghasilan Anggaran Daerah (PAD).

Tapak Tilas Goa Masigit

Abah Darmin (75) warga setempat menceritakan, bahwa keberadaan Goa tersebut sudah ada sejak dulu bahkan sejak dirinya masih kecil. Warga sekitar umumnya mengetahui keberadaan Goa tersebut namun enggan untuk mengetahui lebih jauh mengingat ke angkeran goa tersebut.

Tahun 2008 terjadi gempa bumi di Jawa Barat yang mengakibatkan gapura pintu masuk goa hancur.

“Didalam goa ada ukiran tulisan Arab dan ada ukiran yang bentuknya menyerupai kuba mesjid, selain itu juga ada kolam air seperti tempat berwudhu,” ujar Abah Darmin kepada MMN, Rabu (13/2/2019).

Didalam goa itu banyak lorong seperti kamar, lanjut Abah Darmin, Bahkan goa tersebut sangat panjang sebab diketahui keberadaan pintu goa atau kepalanya berada di Kampung Garunggang dan ekornya berada di Kampung Tutugan.

“Kurang lebih ada sekitar 500 meter panjangnya goa. Bahkan menurut orang tua saya panjang goa itu hingga ke Cinumpang,” terangnya.

Masih menurut Abah Darmin, masih banyak yang belum tergali didalam goa Masigit.

“Sebenarnya masih belum semua tergali tentang goa Masigit, sebab abah masuk ke goa baru sampai tengah karena banyak kelalawar dan kotorannya yang mencapai sedengkul kaki dewasa,” ucapnya.

Dirinya berharap pemerintah daerah dapat menjadikan lokasi Goa Masigit sebagai tempat wisata. “Tentunya jika keberadaan Goa Masigit di eksplor dan dijadikan sebagai tempat wisata religi akan lebih bagus dan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” tandasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *