Metromedianews.co, Cianjur – Puluhan ribu warga tumpah ruah memenuhi jalanan Cianjur yang menjadi jalur helaran budaya. Salah satu yang menjadi pusat perhatian masyarakat adalah kemunculan Jatayu yang diperagakan oleh seorang seniman yang juga koreografer yakni Wina Rezky Agustina.
Bupati Cianjur H. Herman Suherman dalam sambutannya mengatakan, helaran budaya Cianjur merupakan kegiatan pawai yang melibatkan masyarakat pertama kali pasca pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah kita bisa kembali menyelenggarakan kegiatan helaran yang dinantikan seluruh warga Cianjur. Ini menjadi bukti kalau Covid-19 di Cianjur sudah aman dan terkendali,” kata Bupati.
Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Cianjur Yusup Gigan memberikan apresiasi tampilnya Jatayu dalam helaran budaya Cianjur tahun ini.
“Penampilan Jatayu berhasil membawa ingatan kita kepada nilai-nilai yang menjadi kekayaan khasanah kebudayaan kita,” kata Yusup.
Menurut Yusup kehadiran Jatayu juga mempresentasikan kreativitas pelaku seni dengan kemungkinan-kemungkinan baru dalam kekaryaan.
“Jatayu yang dibawakan Wina memang luar biasa,” sambungnya.
Sebelumnya Direktur Program Yayasan Kebudayaan Lokatmala Indonesia Dika Dzikriawan menuturkan bahwa helaran ini milik warga Cianjur yang memang seharusnya pemerintah hadir di dalamnya.
“Kita tentu berterimakasih kepada Pemkab Cianjur yang kembali mendukung pesta rakyat ini setelah pandemi Covid-19 mereda,” kata Dika yang juga Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cianjur itu, Kamis (18/8/2022).
Disebutkan Dika selain kehadiran Kuda Kosong, dalam helaran kali ini tampil ‘Jatayu’. Sebuah konsep tari jalanan dengan menggunakan egrang setinggi 1 meter tanpa pegangan oleh Wina Rezky Agustina.















