Subang, MMN-CO – Terkait pembangunan pelabuhan berskala internasional di Desa Patimban, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Pemerintah berencana akan memperlebar jalan menuju pelabuhan, lantaran tidak memenuhi standar kelayakan.
Saat ini jalan yang sudah ada panjangnya 8,1 Km dengan lebar hanya 30 meter saja, maka agar leluasa untuk lalulintas angkutan alat berat akan diperlebar 30 meter lagi kesebelah timur dari jalan asal, sehingga lebar jalan seluruhnya menjadi sekitar 60 meter.
Tak hanya itu, proyek pelabuhan yang akan digarap oleh perusahaan patungan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang melalui Japan Internasional Coorporation Agency (JICA) senilai Rp.40 triliyun lebih, akan dilengkapi infrastruktur penunjang terintegrasi seperti jalan tol dan kereta api. Jalan tol sendiri dari pelabahuan akan tersambung ke Jalan tol Cipali (interchange) pada Km 109 sepanjang kurang lebih 60 Km, sementara untuk rel kereta api sepanjang 20 Km hingga Stasion Pagaden.
Hal itu terungkap saat kegiatan sosialisasi perencanaan pembangunan pelabuhan Patimban oleh Kemenhub RI, Pemvrop Jawa Barat, Pemkab Subang, Pemcam Pusakanagara bersama Pemdes di wilayah Pusakanagara dan masyarakat terkena dampak, di aula Kecamatan Pusakanagara belum lama ini.
Menurut perwakilan Kemenhub RI, selaku Ketua Tim Perencanaan pelaksanaan persiapan pembangunan pelabuhanPatimban Ir. Kasman mengutarakan, bahwa jalan yang sudah ada saat ini tidak mencukupi bila digunakan lalin angkutan alat berat, karena hanya selebar 30 meter. Maka itu akan dilakukan pelebaran selebar 30 meter kesebelah timur agar lebih leluasa.















