METROMEDIANEWS, CIANJUR – Jalan Nasional Cidaun-Naringgul KM 216+500 tepatnya di Kampung Cigaru, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, amblas setengah badan jalan sedalam 30 CM dan sepanjang 80 meter.
Pantauan MMN, ada dua titik Jalan Nasional yang amblas mengakibatkan pergerakan tanah akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Diketahui 1 rumah milik warga hampir roboh akibat pergerakan tanah.
Kepala Desa Wangunjaya, Ataz (58) menjelaskan amblasnya jalan akibat pergerakan tanah dan mengancam sejumlah rumah milik warga.
“Satu rumah milik warga mau ambruk dan dua bangunan lainnya terancam longsor akibat pergerakan tanah,” ujar Ataz, Kamis (6/12/2018).
Ia menambahkan, pihaknya meminta kepada PUPR Binamarga baik Provinsi maupun Pusat untuk segera memperbaiki kembali akses jalan yang rusak.
“Semoga PUPR Binamarga baik Provinsi maupun Pusat dapat segera memperbaiki jalan yang amblas dan juga bagi rumah warga yang terkena dampak pergerakan tanah bisa dibantu,” harapnya.
Lanjut Ataz, pihaknya sudah berkordinasi dengan kecamatan untuk segera melaporkan ke pihak BPBD dan seterusnya mengungsikan pemilik rumah yang terkena dampak pergerakan tanah.
“Dikhawatirkan apabila hujan terus-menerus dan airnya masuk ke dalam lubang tanah yang sudah amblas maka akan terjadi longsor susulan. Jadi untuk sementara warga yang sudah terkena dampak diungsikan dulu dan tetap waspada,” tukasnya.
Sementara itu, anggota BPBD Cianjur, Wahyu menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak PUPR Binamarga Provinsi dan Pusat.
“Kami menghimbau kepada warga yang terancam apabila hujan turun kembali supaya untuk menjauh dari lokasi pergerakan tanah ditakutkan akan terjadi longsor susulan,” pungkasnya.
Penulis: Jay















