Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Nasional

Jalan Rusak dan Berlubang, Puluhan Tahun Warga Datarmuncang dan Ujung Jaya Dambakan Jalan Bagus

×

Jalan Rusak dan Berlubang, Puluhan Tahun Warga Datarmuncang dan Ujung Jaya Dambakan Jalan Bagus

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Warga Kedusunan Datarmuncang dan Ujung Jaya, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, keluhkan jalan sepanjang 3 Km yang menghubungkan dua kedusunan rusak parah dan bebatuan terjal.

Ironisnya, sudah puluhan tahun jalan yang merupakan akses fital bagi warga kedua dusun yang rata rata pengahasil gula aren terbesar di wilayah Kecamatan Naringgul, harus merasakan ketidakmerataan pembangunan.

Tokoh masyarakat Kedusunan Datarmuncang, A. Rustandi (55) mengatakan, hampir 20 tahun jalan penghubung antar Kedusunan Datarmuncang dan Ujung Jaya belum ada perbaikan.

“Warga sangat mendambakan jalan penghubung ini bagus atau di cor beton. Padahal jalan ini masuk jalan poros desa yang menghubungkan antar Desa Malati dan Cinerang,” ujarnya.

Lanjut Rustandi, jalan sepanjang 3 Km sejak dahulu sampai sekarang belum pernah terjamah atau mendapat bantuan untuk pengecoran jalan baik dari pemerintah daerah maupun pusat.

“Padahal setiap harinya jalan yang terjal dan bebatuan itu dilewati oleh warga, yang mirisnya kalau ada warga yang mau melahirkan, dikarenakan jalan rusak kalau pakai mobil harus di tumpangi kayu kayu agar rata dan bisa bawa orang yang mau melahirkan. Terkadang di tandu sampai menepi ke jalan Cimalati yang sudah di cor beton,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Atra (30), sejak dulu sampai sekarang jalan Datar Muncang dan Ujang Jaya berlubang serta bebatuan terjal.

“Belum ada perbaikan sama sekali. Padahal jalan ini menghubungkan Desa Malati dan Cinerang. Tentunya jalan terjal bebatuan ini sangat membahayakan pengguna jalan,” ucapnya.

Ia menambahkan, apa karena kami berada di pelosok sehingga pemerintah membiarkan jalan rusak.

“Kami juga ingin merasakan jalan bagus, padahal kami dan warga lainnya membayar pajak baik pajak bumi dan bangunan, serta kendaraan. Tentunya jalan rusak menghambat aktifitas warga yang akan menjual hasil buminya. Kalau saja jalan bagus, mungkin tidak akan selalu tertingal ekonomi di daerah kami,” tandasnya.

Penulis: Jay
Editor: dr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *