Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Nasional

Jemput Bola, Pendamping PKH Selesaikan Benang Kusut

×

Jemput Bola, Pendamping PKH Selesaikan Benang Kusut

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, CIANJUR – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cianjur jemput bola memfasilitasi permasalahan salah satu warga tidak mampu sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. Kini sudah difasilitasi dan sudah selesai, jadi sudah mendapatkan haknya.

Salah satu pendamping PKH Kecamatan Cianjur, Muhammad Iqbal menjelaskan, sebelumnya pada Selasa (22/1) sudah diselesaikan secara musyawarah mencapai mufakat. Dalam hal ini pendamping tidak meminta uang atau memotong jumlah bantuan tersebut, justru memastikan jumlah bantuan diterima KPM sesuai dengan haknya.

“Bahkan, hadir pendamping Kecamatan Cianjur, ketua kelompok, KPM Cianjur yang bersangkutan serta dari pihak LSM dan lainnya telah diklarifikasi dan tercapai islah,” akunya saat ditemui langsung, kemarin. Kini, PKM Terima Manfaat Sesuai Haknya.

KPM kini telah mendapatkan haknya, serta jumlah bantuan yang belum tersampaikan akan diberikan secepatnya oleh ketua kelompok. Pendamping memfasilitasi salah satu KPM (Imas) untuk memindahkan administrasi PKH dari Kelurahan Sayang ke Limbangansari dengan syarat KK atau surat pindah telah diselesaikan.

Sementara, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Cianjur, Erfin Widya Pranata mengatakan, telah terjadi miss komunikasi dalam hal ini diantara KPM dan ketua kelompok. Informasi diterima Imas telah pindah domisili ke Desa Limbangansari. Tapi pendamping tidak mengetahui lokasi kepindahannya, sehingga menyulitkan komunikasi.

“Nah, hal ini telah diselesaikan.
Kedepan pendamping harus lebih memastikan setiap KPM KPH memegang kartu ATM dan tabungan masing-masing, jangan sampai dititipkan atau disimpan kepada pihak lain,” katanya kepada Radar Cianjur.

Perubahan data peserta PKH seperti domisili tempat tinggal, sekolah anak, kehamilan, kematian, perubahan jenjang sekolah anak harus segera dilaporkan oleh KPM bersangkutan kepada pendamping. Sehingga dapat segera langsung diupdate, tidak ada pihak yang dirugikan.

KPM kini telah mendapatkan haknya, serta jumlah bantuan yang belum tersampaikan akan diberikan secepatnya oleh ketua kelompok. Pendamping memfasilitasi salah satu KPM (Imas) untuk memindahkan administrasi PKH dari Kelurahan Sayang ke Limbangansari dengan syarat KK atau surat pindah telah diselesaikan.

Sementara, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Cianjur, Erfin Widya Pranata mengatakan, telah terjadi miss komunikasi dalam hal ini diantara KPM dan ketua kelompok. Informasi diterima Imas telah pindah domisili ke Desa Limbangansari. Tapi pendamping tidak mengetahui lokasi kepindahannya, sehingga menyulitkan komunikasi.

“Nah, hal ini telah diselesaikan.
Kedepan pendamping harus lebih memastikan setiap KPM KPH memegang kartu ATM dan tabungan masing-masing, jangan sampai dititipkan atau disimpan kepada pihak lain,” katanya.

Perubahan data peserta PKH seperti domisili tempat tinggal, sekolah anak, kehamilan, kematian, perubahan jenjang sekolah anak harus segera dilaporkan oleh KPM bersangkutan kepada pendamping. Sehingga dapat segera langsung diupdate, tidak ada pihak yang dirugikan.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *