SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Jemput Bola, Pendamping PKH Selesaikan Benang Kusut

453
×

Jemput Bola, Pendamping PKH Selesaikan Benang Kusut

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, CIANJUR – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Cianjur jemput bola memfasilitasi permasalahan salah satu warga tidak mampu sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. Kini sudah difasilitasi dan sudah selesai, jadi sudah mendapatkan haknya.

Salah satu pendamping PKH Kecamatan Cianjur, Muhammad Iqbal menjelaskan, sebelumnya pada Selasa (22/1) sudah diselesaikan secara musyawarah mencapai mufakat. Dalam hal ini pendamping tidak meminta uang atau memotong jumlah bantuan tersebut, justru memastikan jumlah bantuan diterima KPM sesuai dengan haknya.

“Bahkan, hadir pendamping Kecamatan Cianjur, ketua kelompok, KPM Cianjur yang bersangkutan serta dari pihak LSM dan lainnya telah diklarifikasi dan tercapai islah,” akunya saat ditemui langsung, kemarin. Kini, PKM Terima Manfaat Sesuai Haknya.

KPM kini telah mendapatkan haknya, serta jumlah bantuan yang belum tersampaikan akan diberikan secepatnya oleh ketua kelompok. Pendamping memfasilitasi salah satu KPM (Imas) untuk memindahkan administrasi PKH dari Kelurahan Sayang ke Limbangansari dengan syarat KK atau surat pindah telah diselesaikan.

Sementara, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Cianjur, Erfin Widya Pranata mengatakan, telah terjadi miss komunikasi dalam hal ini diantara KPM dan ketua kelompok. Informasi diterima Imas telah pindah domisili ke Desa Limbangansari. Tapi pendamping tidak mengetahui lokasi kepindahannya, sehingga menyulitkan komunikasi.

“Nah, hal ini telah diselesaikan.
Kedepan pendamping harus lebih memastikan setiap KPM KPH memegang kartu ATM dan tabungan masing-masing, jangan sampai dititipkan atau disimpan kepada pihak lain,” katanya kepada Radar Cianjur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *