MetroMediaNews.co – Ketua Komisi 4 dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Cianjur, menyayangkan kejadian adanya pasien bernama Maspupah warga Kampung Lebak Siuh RT02/010 Desa Desalagedang, Kecamatan Cibeber, yang meregang nyawa pada Kamis (15/2) sekitar pukul 1.00 WIB dini hari, yang bermaksud untuk melakukan medis.
Namun Blud Puskesmas Campaka pada waktu itu dalam keadaan kosong tanpa petugas medis. Keluarga Maspupah berinisiatif membawa pasien tersebut ke- RSUD Sayang Cianjur, karena panik melihat kondisi yang kian kritis. Namun saat di perjalanan baru sekita 500 Meter dari Bluad Puskesmas Campaka, Maspupah (Pasien) meninggal dunia.
Berkaitan dengan hal tersebut Dadang Sutarmo Ketua Komisi 4 dari Partai PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Cianjur, saat Dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp, (25/2) sekitar pukul 20.18 WIB minggu malam menyampaikan, sangat disayangkan kejadian tersebut.
“Seharusnya PKM selalu ada yang jaga 24 jam, apalagi PKM tersebut sudah Blud dan misalnya PKM tersebut sudah Aktriditasi, dengan Aktriditasi seharusnya pelayanan terhadap masyarakat itu ditingkatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kalau PKM Campaka Blum Aktriditasi itu bukan jadi alasan, Karena seyogyanya setiap PKM yang sudah Blud harus siaga 24 jam dimanapun PKM itu berada, Apalagi yang jauh ke Rumah Sakit PKM harus berfungsi dengan maksimal, tanpa terkecuali..dengan kejadian tersebut harus menjadi contoh buat semua PKM yang ada,” ucapnya.
Lebih lanjut ia berharap Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur harus segera mengganti kepala PKM Campaka walaupun masih baru. Supaya menjadi pelajaran bagi PKM yang lain.















