Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Nasional

Komunitas Pengrajin Sapu Tamiang Sangkir Gelar Upacara Kemerdekaan HUT RI ke 73

×

Komunitas Pengrajin Sapu Tamiang Sangkir Gelar Upacara Kemerdekaan HUT RI ke 73

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Puluhan warga masyarakat dari Komunitas Pengrajin Sapu Tamiang Sangkir di Kampung Pasagi RT 02 RW 04, Desa Wanasari, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melaksanakan upacara kemerdekaan HUT Republik Indonesia ke 73 yang dilaksanakan di halaman rumah Ketua Kelompok komunitas, Jumat (17/8).

Upacara langsung dipimpin Kepala Desa Wanasari sebagai pembina upacara. Acara pun berjalan tertib dan khidmat.

Kepala Desa Wanasari, Upid Saripudin menyampaikan apresiasinya kepada Komunitas Pengerajin Sapu Tamiang Sangkir atas diselenggarakannya upacara kemerdekaan HUT RI.

“Luar biasa, Komunitas Pengerajin Sapu Tamiang Sangkir dan masyarakat sekitar sangat antusias dan semangat dalam pelaksanaan upacara,” ujarnya kepada MMN.

Sementara itu, Saidah (20) salah satu peserta upacara yang tengah hamil 8 bulan mengatakan, dirinya bersama warga lainnya sangat mengapresiasi dengan diselenggarakannya upacara kemerdekaan HUT RI.

“Saya sangat senang dan ini murni kehendak warga masayarakat. Kegiatan ini salah satu bentuk mengenang jasa jasa para pahlawan yang sudah memerdekakan negara Republik Indonesia hingga sekarang menginjak yang ke 73 tahun 2018 Indonesia Merdeka,” katanya.

Lanjutnya, meski dalam keadaan hamil namun dirinya tetap semangat menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia.

“Semoga Indonesia tetap Jaya, dan lebih dari itu kami pengrajian Sapu Tamiang Sangkir berharap kepada pemerintah baik Daerah dan Pusat untuk dapat lebih memperhatikan para pelaku usaha menengah seperti kami dengan memberikan bantuan khusus,” harapnya.

Pengrajin Sapu Tamiang Sangkir Aset Desa

Masyarakat di desa Wanasari, Kecamatan Naringgul, yang jumlah penduduknya mencapai 4.054 jiwa dan ada 5 kedusunan rata rata berprofesi sebagai pengrajin sapu.

Ada 3 kedusunan yang mayoritas berprofesi sebagai pengrajin Sapu Tamiang Sangkir. Salah satunya Kedusunan Pasagi, yang Kepala Dusunnya sendiri sebagai pengerajin sapu.

Hingga saat ini para pengrajin sapu diwilayah kecamatan Naringgul dikola secara mandiri maupun kelompok.

Kedepannya para pengrajin sapu berencana untuk masuk ke BUMDES (Badan Usaha Milik Desa), mengingat pengrajin sapu berpotensi dan merupakan aset bagi Desa.

Penulis: Jay
Editor: Dedy Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *