Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
MegapolitanNasional

LSM GMBI Distrik Jakarta Utara Tegaskan Netral di Pemilu 2019

×

LSM GMBI Distrik Jakarta Utara Tegaskan Netral di Pemilu 2019

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Jakarta Utara menegaskan, pada pesta demokrasi Pemilu 2019, khususnya Pemilihan Presiden (Pilpres) akan bersikap netral dan tidak mendukung salah satu pasangan calon presiden.

Hal ini ditegaskan Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Jakarta Utara Sigit Priatna Putra dalam acara silaturahmi bersama anggotanya di Kantor Sekretariat di Jalan Bahari gang 1. No.188 C Tanjung Priok Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Disampaikan Sigit, pernyataan sikap tersebut sebagai komitmen satu komando sesuai perintah dan arahan yang di sampaikan oleh Ketua Umum, sekaligus pendiri LSM GMBI bapak M Fauzan Rachman SE. Artinya pihaknya akan patuh dan taat terhadap komando Ketua umum tersebut, karena itu sudah menjadi bagian mekanisme organisasi yang melekat.

“Sikap ini merupakan bukti bahwa LSM GMBI bukan Organisasi yang cenderung mendukung ke salah satu calon dan kami bersifat Netral,” ujar Ketua LSM GMBI Distrik Jakarta Utara kepada wartawan.

READ  Meski Sudah Dilarang, SMP Negeri 16 Kota Tangerang Tetap Gelar Study Tour Ke Yogyakarta

Sigit menjelaskan, keberadaan GMBI adalah sebagai penyeimbang pemerintah atau menjadi kontrol sosial terhadap kebijakan yang sifatnya tidak pro terhadap rakyat.

Hal sama dikatakan Sekertaris LSM GMBI Distrik Jakarta Utara Eni Siswati, bahwa momen Pemilu ditahun 2019 mendatang, masyarakat harus menjunjung nila-nilai persatuan dan kesatuan tanpa menggunakan isu sara yang nanti sifatnya akan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Ideologi bangsa yaitu Pancasila,” katanya.

“Masyarakat harus lebih cerdas dalam menentukan calon pemimpinnya di 2019 mendatang, pilihlah atas dasar hati, bukan atas dasar paksaan kelompok ataupun keterpaksaan diri sendiri, terpenting dalam mengisi demokrasi yang akan datang masyarakat harus berani mengambil sikap, dengan Stop money politik yang akan menyederai demokrasi bangsa kita,” tandasnya.(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *