HOME

“Mayoritas Hotel Dan Restaurant Di Ciwidey Beralih Ke Tabung Gas Elpiji Non Subsidi”

379
×

“Mayoritas Hotel Dan Restaurant Di Ciwidey Beralih Ke Tabung Gas Elpiji Non Subsidi”

Sebarkan artikel ini

MMN.CO – Pertamina sangat menyambut baik peluang pengalihan pemakaian dari gas bersubsidi ke Bright Gas 5,5 kilogram dan akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pengusaha Hotel/Restaurant, PNS/ASN maupun masyarakat yang ingin menggunakan produk LPG Non Subsidi Bright Gas. PT. Pertamina akan terus mempermudah konsumen dan masyarakat dalam mendapatkan LPG Non Subsidi Pertamina. Selain tersedia di Agen dan SPBU yang tersebar di daerah lainnya LPG NPSO Pertamina jenis Bright Gas (Bright Gas 5.5 Kg & Bright Gas 12 Kg) dan LPG 12 Kg tabung biru juga tersedia di  beberapa supermarket, Selain melakukan pembelian langsung melalui outlet-outlet tersebut diatas, khusus produk LPG Non Subsidi Pertamina juga hadir dengan keunggulan dan pelayanan pesan antar ke rumah melalui contact Pertamina 1500000.

Layanan pesan antar ke rumah melalui no telp contact Pertamina 1 500 000. Selain itu saat ini Pertamina juga mempunyai Program promo tukar tabung 3 Kg bersubsidi dengan Bright Gas 5.5 Kg. Pertamina akan memfasilitasi dengan program penukaran 2 tabung LPG 3 Kg dengan 1 tabung LPG Bright Gas 5.5 Kg di Agen LPG dan juga melalui Contact Pertamina. Mekanisme penukaran Tabung sbb : 2 tabung LPG 3 Kg bersubsidi bisa ditukarkan dengan 1 tabung Bright Gas 5,5 Kg, dengan tambahan customer bayar ke agen Rp 99.500
1 tabung LPG 3 Kg bersubsidi bisa ditukarkan dengan 1 tabung Bright Gas 5,5 Kg, dengan tambahan customer bayar ke agen bayar ke agen Rp. 208.500.

Himbauan PT. Pertamina agar Hotel dan Restaurant tidak lagi menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dan beralih ke elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas berukuran terkecil 5,5 kilogram mulai di lakukan oleh para pengusaha hotel dan restaurant khususnya yang berada di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Bright Gas 5,5 kilogram merupakan varian produk gas terbaru dari PT Pertamina dengan ukuran 5,5 kilogram, yang lebih ringan dibanding gas elpiji tabung ukuran 12 kilogram. Dari pantauan Metro Media banyak pengusaha hotel dan restaurant di Ciwidey tidak lagi menggunakan elpiji bersubsidi yang sebetulnya ditujukan untuk kalangan warga miskin. “Yang subsidi itu kan untuk masyarakat yang tidak mampu. Kalau kita pengusaha itu mampu dan memiliki penghasilan yang lebih. Mestinya menggunakan anjuran dari Pemerintah (tidak menggunakan elpiji bersubsidi). Nanti akan kita lihat (hasilnya), tapi butuh waktu. Namun Insya Allah, lama kelamaan pastilah,” kata salah seorang pengusaha restaurant kepada Metro Media yang minta dirahasiakan identitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *