Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
HOME

Menhan: WNI ISIS yang Ditangkap Ngerepotin, Sana Berjuang Saja Sampai Mati..!

×

Menhan: WNI ISIS yang Ditangkap Ngerepotin, Sana Berjuang Saja Sampai Mati..!

Sebarkan artikel ini
11 Pengunjung

JAKARTA, MMN.CO — Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu mengeluarkan pernyataan tegas bagi warga Indonesia yang memilih untuk bergabung dan berjuang bersama ISIS di luar negeri.Ryamizard menyarankan agar WNI agar tak usah pulang jika sudah memilih hengkang dari negara Indonesia untuk bergabung dengan ISIS baik di Irak, Suriah, maupun Marawi.

“Enggak usah balik lagi,” kata Ryamizard kepada wartawan, usai bertemu Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (17/7/17) siang.

“Ngerepotin. Daripada ngerepotin biar saja di sana,” tegasnya.

Sebelumnya, dilaporkan akhir pekan lalu Kementerian Luar Negeri menerima laporan keberadaan 17 WNI yang semula telah bergabung dengan ISIS hampir dua tahun kini telah kabur.

Kemlu RI pun memerintahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus, Suriah, untuk memantau, menganalisa, dan mengevakuasi 17 WNI itu dari kamp pengungsian.

Dilaporkan 17 WNI itu mengaku tertipu sehingga mau bergabung dengan ISIS di sana. Menanggapi hal tersebut, Ryamizard mengatakan Itu alasan klasik.

“Nggak usah kemari, kalau mau berjuang, berjuang saja di sana sampai mati,” katanya.

Warga negara Indonesia (WNI) menempati peringkat kedua di dunia dalam daftar jumlah milisi asing ISIS yang ditangkap di Turki. Banyaknya WNI yang bergabung ke ISIS itu membuat Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu geram.

Indonesia ternyata menempati peringkat kedua di dunia dalam daftar jumlah militan asing ISIS yang ditangkap di Turki. Adapun peringkat pertama adalah milisi ISIS asal Rusia.

Dilansir News.com.au, Sabtu 15 Juli 2017, data dari Kementerian Dalam Negeri Turki menyebutkan dari total 4.957 militan asing ISIS yang ditangkap di Turki, warga Rusia adalah yang terbanyak di dunia, yakni 804 orang. Diikuti kemudian oleh warga Indonesia yang berjumlah 435 orang. (jns/dr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *