Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Daerah

Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Sopir Travel Viral Asal Cianjur Akan Menempuh Jalur Hukum

×

Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Sopir Travel Viral Asal Cianjur Akan Menempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini
12 Pengunjung

MMN.co, Cianjur – Merasa dirugikan atas pencemaran nama baik yang viral di media sosial atas dugaan seorang sopir travel yang dituduh meninggalkan penumpang di penginapan serta tuduhan perbuatan tidak senonoh kepada seorang penumpang perempuan, keluarga sopir travel akan menempuh jalur hukum.

Anggi (28) sopir travel beserta keluarga yang merupakan warga Kampung Cisero, Desa Cikadu, Kecamatan Cikadu, Cianjur Selatan meminta kepada pihak keluarga Jumenah dan suaminya Dicki untuk segera mengklarifikasi atau datang untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Kami tunggu itikad baik keluarga Jumenah dan suaminya untuk mengklarifikasi atau datang langsung untuk permohonan maaf. Apabila tidak ada itikad baik maka saya dan keluarga akan menempuh jalur hukum,” tegas Anggi kepada awak media, Jumat (24/5/2024).

Anggi menjelaskan, benar adanya tentang penumpang yang sempat di istirahatkan di penginapan Mangga Dua Jakarta di karenakan majikan yang dituju sedang tidak ada di rumah (tempat Jumenah akan bekerja).

“Jumenah berubah pikiran dan minta dijemput kembali. Saat itu posisi saya sedang dalam perjalanan mengantar paket penumpang dan akan menjemput penumpang yang akan pulang ke daerah Cianjur Selatan. Hal tersebut ternyata membuat Jumenah kecewa dan menelpon suaminya untuk meminta di jemput,” terang Anggi.

READ  Biro Provos Divpropam Polri Gelar Supervisi di Polres Lhokseumawe

Tanpa diduga, lanjut Anggi, Dicki suami dari Jumenah yang merupakan warga Kampung Wado, Desa Cikentrung, Pandeglang Banten, memposting hal yang tak sesuai dengan kejadian.

“Dalam postingannya di media sosial saya dituduh berbuat tak senonoh kepada istrinya sehingga menjadi ramai dan viral jadi bahan perbincangan pengguna jejaring sosial,” ungkapnya.

“Padahal bukan baru satu kali ini saja mengantarkan Jumenah bekerja, ini merupakan yang ke tiga kalinya, dan hal mengistirahatkan penumpang adalah hal yang sudah biasa baginya untuk rehat sejenak sambil menunggu konfirmasi dari pihak yang akan menerima para pekerja asisten rumah tangga (ART),” jelasnya.

Hal sama dikatakan Upit (52) Ibu kandung Anggi bahwa yang jadi maslah adalah postingan suami Jumenah di jejaring media sosial yang tidak sesuai fakta dan mempermalukan anaknya.

“Saat saya konfirmasi si Dicki berbicara panjang terkait postingannya, bahkan dia sempat menyuruh saya dan Anggi untuk datang ke Pandeglang, namun karena jarak yang jauh dan terbatasnya biaya maka saya tidak menyanggupi keinginan tersebut,” katanya.

READ  Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Aceh Tamiang Berhasil Amankan 2 Kg Ganja

Upit menambahkan, Dicki juga sempat memposting di Facebok dan mengatakan bahwa masalahnya sudah ada itikad baik dari pihak Anggi.

“Saya masih menunggu itikad baik untuk mengembalikan nama baik Anggi di jejaring sosial agar dapat kembali menjalankan pekerjaan sebagai sopir travel dan dapat kembali kepercayaan dari para penumpang lain,” ucapnya.

“Tadinya kalau masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan, saya tunggu itikad baiknya, namun apabila tidak ada itikad baik dari keluarga Jumenah dan Dicki maka tidak menutup kemungkinan hal ini akan saya laporkan kepada pihak berwajib dengan dasar pencemaran nama baik dengan bukti-bukti yang sudah saya kumpulkan,” pungkasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *