SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Sopir Travel Viral Asal Cianjur Akan Menempuh Jalur Hukum

40
×

Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Sopir Travel Viral Asal Cianjur Akan Menempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Merasa dirugikan atas pencemaran nama baik yang viral di media sosial atas dugaan seorang sopir travel yang dituduh meninggalkan penumpang di penginapan serta tuduhan perbuatan tidak senonoh kepada seorang penumpang perempuan, keluarga sopir travel akan menempuh jalur hukum.

Anggi (28) sopir travel beserta keluarga yang merupakan warga Kampung Cisero, Desa Cikadu, Kecamatan Cikadu, Cianjur Selatan meminta kepada pihak keluarga Jumenah dan suaminya Dicki untuk segera mengklarifikasi atau datang untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Kami tunggu itikad baik keluarga Jumenah dan suaminya untuk mengklarifikasi atau datang langsung untuk permohonan maaf. Apabila tidak ada itikad baik maka saya dan keluarga akan menempuh jalur hukum,” tegas Anggi kepada awak media, Jumat (24/5/2024).

Anggi menjelaskan, benar adanya tentang penumpang yang sempat di istirahatkan di penginapan Mangga Dua Jakarta di karenakan majikan yang dituju sedang tidak ada di rumah (tempat Jumenah akan bekerja).

“Jumenah berubah pikiran dan minta dijemput kembali. Saat itu posisi saya sedang dalam perjalanan mengantar paket penumpang dan akan menjemput penumpang yang akan pulang ke daerah Cianjur Selatan. Hal tersebut ternyata membuat Jumenah kecewa dan menelpon suaminya untuk meminta di jemput,” terang Anggi.

Tanpa diduga, lanjut Anggi, Dicki suami dari Jumenah yang merupakan warga Kampung Wado, Desa Cikentrung, Pandeglang Banten, memposting hal yang tak sesuai dengan kejadian.

“Dalam postingannya di media sosial saya dituduh berbuat tak senonoh kepada istrinya sehingga menjadi ramai dan viral jadi bahan perbincangan pengguna jejaring sosial,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *