METROMEDIANEWS.CO – Berdinding bilik bambu dan beralaskan karpet lusuh, namun tidak menyurutkan niat para jamaah dan warga untuk melaksanakan dan melakukan berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Al Zihad yang berada di Kampung Pasir Tarisi RT 02/012 Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Masjid yang berdiri sejak 10 tahun lalu diatas tanah seluas 100 m dengan ukuran 6×6 m, kini kondisinya sudah tua dan tampak memprihatinkan.
Padahal, masjid tersebut menjadi tempat satu satunya bagi warga dan jamaah untuk melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Dikatakan Taryin (46) salah seorang warga, dulu pembangunan masjid dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar. “Sejak berdirinya masjid tersebut belum ada bantuan baik dari pemerintah desa maupun daerah, namun pernah seorang donator saat pembangunan masjid memberikan bantuan berupa genteng,” ujar Taryin kepada MMN, Jumat (6/4/2018).
Taryin menambahkan, warga sangat berharap dan memimpikan memiliki tempat ibadah yang layak dan permanen, agar dalam menjalankan ibadah lebih khusu dan nyaman.
Ketua DKM Mesjid Alzihad Ustad Rahlan (47) menyampaikan, ada sekitar kurang lebih 50 jamaah dan anak-anak menggunakan masjid ini sebagai tempat belajar keagamaan dan mengaji. “Kami berharap baik pemerintah desa, daerah maupun para donator dapat memberikan untuk bantuan untuk pembangunan masjid secara permanen. Kalau masalah tenaga mah Insya Allah warga siap secara swadaya,” tandasnya.
Pantauan MMN, Kondisi masjid Al Zihad sudah tampak tua dan kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak kerusakan bangunan yang harus diperbaiki, belum lagi tidak adanya mimbar, tempat wudhu dan MCK sebagai fasilitas. Semoga saja pemerintah desa, daerah maupun para donator peduli dan ingin memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dalam membangun tempat ibadah.
Penulis: Jay