Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Cianjur

Pasca Ambruknya Tebing Bantaracap, Petugas Kebut Pembersihan Material Longsor

×

Pasca Ambruknya Tebing Bantaracap, Petugas Kebut Pembersihan Material Longsor

Sebarkan artikel ini
20 Pengunjung

Cianjur – Hari kedua pasca terjadinya longsor di tebing Bantaracap, Naringgul, Cianjur Selatan, pekerja harian dari Kementerian PUPR dari PPK 2.5 Jabar terus bekerja secara optimal membersihkan material longsoran.

Terpantau sejumlah pekerja dari Kementerian PUPR wilayah Kerja PPK 2.5 Jabar tampak sedang mengupas material longsoran batu besar mengunakan alat breker manual dengan membersihkan sisa material longsor yang dikawal langsung oleh petugas dari Polsek Naringgul untuk mengatur arus lalu lintas.

Kapolsek Naringgul AKP Badru Salam menjelaskan, berkat kerjasama bersama petugas dari Kementerian PUPR wilayah kerja PPK 2.5 Jabar, longsoran hingga hari kedua sudah bisa dibersihkan.

“Kalau lumpur sudah bersih, tinggal batu besar terus dikikis mengunakan alat pemecah batu berker manual karena kalau mengunakan alat berat nantinya bisa menutup jalur sebab jalur jalan masih sempit,” ujar Kapolsek dilokasi longsoran, Minggu (23/10/2022).

Sejak semalam jalur dari kedua arah baik dari arah Bandung dan dari arah Cianjur sudah bisa dilintasi.

“Karena masih ada sisa longsoran yang masih dikerjakan oleh petugas PUPR sistem masih buka tutup,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Satker PJN II Jawa Barat Alik Mustakim mengatakan, tim dilapangan sudah gerak cepat untuk menangani longsoran dari semalam dan kini sebagian material longsoran sudah bisa dibersihkan.

“Untuk material longsoran tinggal menyisakan batu besar dengan bobotnya mencapai 15 ton kurang lebih, sehingga kita terus kerjakan pengikisan batu mengunakan breker manual supaya bisa dikecilin dimensinya,” katanya.

Natinya setelah kondisi dimensi batunya sudah mengecil, maka akan digelindingkan kebawah dekat sungai dengan mengunakan excavator.

“Yang terpenting ada ijin dari pihak pemerintah desa, dan kami akan kordinasikan dulu. Mudah-mudahan pihak pemerintah desa bisa mensupport terkait penanganan longsoran ini,” tukasnya.

“Kami tetap himbau kepada para pengguna jalan untk berhati-hati dan waspada. Tim kami dari penyedia jasa standby terus di lokasi sampai dengan lokasi clear aman,” ucapnya.

Meskipun nanti batu sudah bisa kebuang dan jalan sudah bisa dilewati dari kedua arah dengan lancar tetap kami menghimbau kepada para penguna jalan untuk hati hati.

“Pertama kondisi cuaca ekstrim, yang kedua adanya kondisi kemiringan jalan, dan yang ketiga diatas tebing masih ada beberapa bebatuan yang berpotensi terjadi longsor sehingga kita coba siasati resiko tersebut supaya bisa di minimalisir,” pungkasnya.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *