HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Peringati Hari Anak Nasional, Anak Marjinal Rentan Mendapat Kekerasan  

568
×

Peringati Hari Anak Nasional, Anak Marjinal Rentan Mendapat Kekerasan  

Sebarkan artikel ini
JAKARTA, MMN.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menghadiri puncak Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2017 di Pekanbaru, Riau. Acara ini akan diikuti sekitar 2.300 anak dari seluruh Nusantara.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Darusman kepada wartawan menjelaskan, pihaknya kini telah mempersiapkan segala sesuatunya dalam menyambut kedatangan Presiden Jokowi.

“Bila tidak ada halangan, Presiden Jokowi akan menghadiri Hari Anak Nasional tahun 2017 ini di pusatkan di Pekanbaru,” kata Darusman, Jumat (21/7/17) siang.

Puncak HAN tahun 2017 ini akan dilaksanakan di Gedung Daerah Pemprov Riau, di Jl Diponegoro Pekanbaru. Pelaksanaan tersebut, dihadiri sekitar 2.300 anak Indonesia.

“Juga dihadiri anak-anak Indonesia dari masing-masing utusan provinsi, serta anak-anak disabilitas. Diperkirakan 11 gubernur akan hadir, namun kami belum tahu pasti gubernur dari provinsi mana saja,” ujarnya.

Sementara itu anak-anak dari kalangan marjinal merupakan kelompok anak yang rentan mendapatkan tindakan kekerasan dalam kehidupan sehari-harinya. Padahal, setiap anak, termasuk anak-anak dari kelompok marjinal, berhak mendapatkan perlindungan atas hidupnya.

Atas dasar itulah, komunitas Sahabat Anak menggelar kegiatan Jambore Sahabat Anak XXI yang melibatkan sekitar 800 anak dari kelompok marjinal di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan.

Koordinator Jambore Sahabat Anak, Saskia Risita Indrasari, mengatakan butuh cara khusus untuk menyampaikan hak perlindungan mereka terhadap anak. “Penyampaian hak untuk dilindungi kepada anak marjinal dan anak biasa itu sama saja. Karena sasarannya anak-anak, makanya bahasanya harus down to earth, yang mudah mereka pahami,” ujar Saskia.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Respon (1)

  1. selamat malam, saat ini saya sedang membuat tesis tentang anak marjinal, saya membutuhkan sumber nama penulis (bukan inisial) bisakah saya mendapatkannya? saya sangat bertrima kasih karena tulisan ini sangat membantu saya namun saya harus mencantumkan nama penulis dari berita ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *