METROMEDIANEWS.CO – Berbekal peralatan tempur jurnalis, Kamis 1 Februari 2018, Jay ditemani rekan seprofesi menuju sebuah Desa yang berada di ujung Selatan Cianjur dalam rangka peliputan.
Sekitar 1 jam perjalanan menuju Kampung Pasir Tarisi, Kedusunan Ujung Jaya, Desa Malati, Naringgul, Cianjur Selatan, Jay dan rekan dihadapkan kondisi jalan yang belum terjamah oleh pembangunan pemerintah.
Jalan yang berliku, terjal dan bebatuan besar membuat perjalanan kali ini penuh dengan tantangan.
Diluar dugaan siang hari cuaca berubah turun hujan hingga menambah kondisi jalan licin dan berlumpur. Kondisi jalan yang menanjak dan turunan dengan bentangan kiri kanan jurang yang sangat curam, sehingga perjalanan penuh dengan resiko dan pertaruhan nyawa.
Selama perjalanan menuju Kampung Pasir Tarisi, sudah tidak terhitung berapa kali Jay dan rekannya terjatuh dari motor dalam kubangan lumpur akibat jalan yang licin.
Sesampai di Dusun Pasir Tarisi kedatangan Jay dan rekanya disambut hangat oleh warga setempat dan tokoh masyarakat.
Tak terbayangkan, bagaimana nasib warga setempat khususnya anak-anak ketika melakukan aktifitas dengan kondisi jalan yang penuh dengan resiko akan keselamatan mereka.
Ironisnya, sudah kesekian kalinya Kepala Desa berganti namun belum ada perubahan signifikan mengenai infrastruktur dan pembangunan di Kampung tersebut.
Dikatakan salah seorang warga, bahwa dirinya dan warga lainnya berharap kepada pemerintah untuk dapat melakukan pemerataan pembangunan.
“Walau kehidupan kami di perkampungan, kami minta Keadilan sebagai Warga Negara Indonesia, khususnya Desa Malati, untuk pemerataan pembangunan,” ujarnya.














