SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurDaerah

Pertanyakan Pencairan Duit Gempa Tahap 4, Warga Gang Iklhas Limbangansari Audensi dengan Pemkab Cianjur

34
×

Pertanyakan Pencairan Duit Gempa Tahap 4, Warga Gang Iklhas Limbangansari Audensi dengan Pemkab Cianjur

Sebarkan artikel ini

Metromedianews.co – Warga Gang Ikhlas, Kampung Berenuk, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur melakukan audensi dengan Pemkab Cianjur di Ruang Garuda Pendopo, Senin, (08/01/2024). Audensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Cianjur Herman Suherman.

Kedatangan puluhan warga di ke RWan 13 itu bertujuan mempertanyakan bantuan stimulus gempa bumi dari pemerintah khususnya yang mengalami kerusakan berat.

Ketua RW 13 Deni Komara mengatakan, kedatangannya menemui Bupati bersama para warga penyintas gempa untuk memastikan jadwal pencairan tahap 4 dan dana tunggu hunian.

“Mempertanyakan pencairan tahap 4, kemudian warga kami ada yang masih tinggi ditenda serta adanya informasi mengenai pencairan dana gempa yang diharuskan bagi pemilk rumah sebesar 70 persen terlebih dahulu, selain itu warga kami banyak yang belum mendapatkan dana tunggu hunian atau uang untuk mengontrak rumah,” kata Deni.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, ada ketidaksinkronan informasi dari pemerintah setempat kepada masyarakat atau warga Gang Ikhlas, Kampung Berenuk, Desa Limbangansari.

“Ada prasangka kurang baik dan dengan kedatangan para warga saya jelaskan dan mereka paham. Kalau ada yang kurang jelas tanyakan ke BPBD jangan katanya,” ujar Herman.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *