Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
Cianjur

Polres Bersama Viking Underground Cianjur Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

×

Polres Bersama Viking Underground Cianjur Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Sebarkan artikel ini
10 Pengunjung

Metromedianews.co, Cianjur – Polres Cianjur dan Viking Underground menggelar sholat gaib serta doa bersama untuk korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Para suporter pun diharap untuk ikut aturan agar kejadian serupa tidak terulang.

Salat gaib dan doa bersama digelar di Masjid At-Taqwa Polres Cianjur, Senin (3/10/2022) siang. Kegiatan itupun dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Cianjur Abdul Rauf.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, mengatakan pihaknya juga turut berduka dan berbelasungkawa terkait insiden di Kanjuruhan, Malang.

“Ini harus jadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk semua pihak, supaya tidak terulang lagi,” kata dia usai kegiatan.

Dia juga meminta bobotoh Persib untuk mengikuti semua aturan dalam menonton pertandingan. Fanatisme terhadap suatu club juga diharapkan tidak berlebih hingga melanggar aturan.

“Fanatik boleh tapi jangan sampai berlebihan, apalagi sampai melanggar aturan dengan turun kelapangan saat pertandingan. Sama-sama ikuti aturan agar semuanya aman dan selamat,” ujar dia.

Ketua Viking Underground Cianjur Beni Sumarna, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk simpati viking atau bobotoh pada korban dalam insiden yang mengerikan dan menjadi luka bersama untuk sesama supporter club sepakbola.

“Kami turut berbela sungkawa atas kejadian di Kanjuruhan, kita sama-sama luka dengan kejadian ini. Semoga tidak terulang ke dapannya,” ujar dia.

Menurut dia, dengan adanya kejadian tersebut, bobotoh atau viking Cianjur diharapkan selalu mengikuti aturan saat menonton pertandingan.

“Tentu kami ingatkan pada semua teman bobotoh di Cianjur, ikuti aturan jangan dilanggar. Ini demi keselamatan dan keamanan bersama. Terima hasil dari setiap pertandingan. Karena perlu diingatkan jika sepakbola tidak sebanding dengan nyawa,” kata dia.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *