Metromedianews.co – TV swasta dalam program “Jejak Anak Negeri (JAN)” melaksanakan syuting di empat kecamatan di Cianjur Selatan, Jawa Barat. Adapun syuting tersebut untuk mengangkat wisata, budaya dan kearifan lokal hingga kuliner serta hasil bumi di beberapa desa di empat kecamatan di Cianjur Selatan.
Diketahui untuk syuting Jejak Anak Negeri (JAN) sudah berlangsung selama tujuh sejak hari pertama datang pada Selasa, 20 Juni 2023. Wargapun tampak antusias dan menyambut baik kegiatan syuting tersebut.
Abah Yayat (60) Ketua Kampung Adat Miduana mengatakan, dirinya bersama warga lainnya menyambut baik sehinga kearifan lokal budaya di desa bisa terangkat.
“Dengan ditayangkan di stasiun tv tentunya kearifan lokal desa akan lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya, umumnya dunia,” katanya.
Hal sama disampaikan Hendra Irawan (35) Kepala desa Malati, bahwa dirinya merasa bangga karena lokasi wisata, budaya, kesenian, kuliner dan hasil bumi desa bisa lebih dikenal masyarakat luas, umumnya masyarakat Indonesia bahkan dunia.
“Semoga kedepan dengan adanya acara Trans7 program Jejak Anak Negeri (JAN) desa kami bisa lebih maju dan berkembang baik dari segi wisata dan lainnya,” ujar Kades, Selasa (27/6/2023).
“Maju terus program Jejak Anak Negeri sehinga bisa terus berkarya dalam menampilkan kearifan lokal di daerah-daerah pelosok, salah satunya di desa kami,” tukasnya.
Sementara itu, Fauzi Nova (35) reporter program Jejak Anak Negeri Trans7 menjeaskan, tujuannya bersama Crew untuk mengangkat budaya dan kearipan lokal didaerah.
“Tentunya agar generasi muda bisa lebih tahu dan mengenal keanekaragaman budaya indonesia,” katanya.













