Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

HOME

PWI Cianjur Kecam Oknum Parpol Atas Insiden Penggerudukan Kantor Radar Bogor

×

PWI Cianjur Kecam Oknum Parpol Atas Insiden Penggerudukan Kantor Radar Bogor

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – PWI Kabupaten Cianjur angkat bicara terkait insiden penggerudukan dan kekerasan atas kantor Redaksi Radar Bogoroleh salah satu oknum Partai Politik (Parpol), Rabu (30/5) lalu.

Pihaknya menilai, tindakan penggerudukan dengan menggunakan kekerasan yang telah dilakukan sekelompok oknum sangat disayangkan dan memprihatinkan. Tindakan tersebut, tidak mencerminkan prinsip-prinsip penyelesaian sengketa pers yang bermartabat dan demokratis.

Selian itu, tindakan tersebut juga kurang kondusif bagi upaya untuk bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk di awal tahun politik riskan terhadap konflik dan perpecahan.

“Jelasnya, agar secepatnya mengadukan permasalahan ini ke Dewan Pers, agar mendapatkan penyelsaian sesuai UU pers No 40 Tahun 1999. Bisa menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran,” kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Cianjur, Esya Mahendra.

Masih menurut Esya, untuk menjadikan kewajiban pers didalam menjalankan fungsi kontrol. Fungsi tersebut senatiasa harus dijalankan dengan mentaati kode etik jurnalitik.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri memaparkan, intinya mengutuk keras gaya urakan yang dipakai pengurus salah satu Parpol besar. Tapi mengecilkan diri dengan cara premanisme menyerang kantor Radar Bogor (RB).

“Seharusnya mereka intelek lah dalam menyikapi setiap pemberitaan, karena menurut kami masih wajar RB menjual judul berita ‘Hanya Duduk’ tidak menyebut yang lebih dari itu,” jelasnya.

Sambung salah satu wartawan senior dari Antara ini, harapannya aparat hukum segera menindak otak pelaku penyerangan melalui proses hukum. Harus berjalan agar tidak ada lagi intimidasi terhadap media. Kalau memang mereka pintar itu ada tahapan atau proses secara baik melalui hak jawab.

“Nah, kan? bisa mereka tempuh bukan dengan cara premanisme. Salah satunya somasi atau hak jawab kalau mereka keberatan. Saya pribadi ikut berduka atas penyerangan tersebut dan harap teman teman RB terus melawan atas tindakan premanisme terhadap jurnalis,” pungkas Orik panggilan akrab di lingkungan PWI Kabupaten Cianjur ini.

Penulis: Jay
Editor: Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *