Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
HOME

Ternyata Pembacok Ahli IT ITB Adalah Segerombolan Debt Collector

×

Ternyata Pembacok Ahli IT ITB Adalah Segerombolan Debt Collector

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, MMN.CO – Dua dari segerombolan debt collector yang melakukan pembacokan terhadap Hermansyah ahli IT ITB ditangkap polisi, Edwin Hitipeuw (37) dan rekannya, Lauren Paliyama (31) hanya bisa tertunduk lemas saat digelandang ke Mapolresta Depok, Rabu dini hari, (12/2017). Keduanya terpaksa menjalani proses hukum akibat kasus pengeroyokan dan pembacokan.

Polisi menangkap dua dari lima pelaku pembacokan  di Tol Jagorawi KM 6, Jakarta Timur, para pelaku diketahui sebagai ‘mata elang’ alias debt collector. Kedua pria bertubuh tambun itu diringkus tim gabungan Polres Jakarta Timur dan Polresta Depok saat tengah melintas di kawasan Jalan Raya Sawangan Depok, sekitar pukul 01.00 WIB.

“Profesi pelaku sebagai debt collector,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Teguh Nugroho dan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada wartawan di Mapolresta Depok, Rabu (12/12/17) pagi.

Dari hasil penyelidikan diketahui, para pelaku sempat kabur ke wilayah Bandung untuk menyembunyikan barang bukti.

Kedua pelaku tertangkap setelah polisi melakukan sketsa wajah. Iriana, istri korban yang berkewarganegaraan Rusia memberikan gambaran tiga pelaku yang diingatnya, yang kemudian dibuat sketsa wajah oleh pelukis wajah.

Untuk diketahui, Hermansyah menjadi korban pembacokan saat tengah melintas di kawasan Tol Jagorawi KM 6, Minggu dinihari, 9 Juli 2017. Peristiwa itu terjadi di depan mata istri korban, Iriana.

Akibat ulah para pelaku, korban sampai saat ini masih terbaring lemah di rumah sakit karena mengalami sederet luka bacok. Kini, guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku tengah menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolresta Depok.

Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka belum pernah melakukan hal serupa sebelumnya. Polisi pun saat ini masih mendalami motif pelaku membawa pisau saat kejadian.

“Mereka nggak tahu Hermansyah itu sebagai ahli IT,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Selain tidak mengetahui latar belakang korban sebagai ahli IT, kedua tersangka itu juga mengaku tak mengenal korban sebelumnya. (jns/dr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *