SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Tim “Saber Peduli Kemiskinan” Gelar Aksi Keprihatinan Untuk Nur Fatimah Pengidap Mikrosefalus

331
×

Tim “Saber Peduli Kemiskinan” Gelar Aksi Keprihatinan Untuk Nur Fatimah Pengidap Mikrosefalus

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Aksi keprihatinan terhadap Nur Fatimah warga miskin yang menderita penyakit Mikrosefalus asal desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, mendapat perhatian serius dari team “Saber Peduli Kemiskinan” bentukan Drs Jumanto dengan menggelar Audensi dengan DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/3/2018).

Hadir pada gelar Audensi tersebut tiga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Kapolsek Banyuanyar, Camat Banyuanyar, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, BPS dan tim Saber Peduli Kemiskinan yang di gelar di Gedung Dewan di satu ruangan Banggar Banmus DPRD Kabupaten Probolinggo.

Pada agenda pembahasan pertemuan tersebut mengangkat topik bagaimana orang miskin juga dapat di beri akses dengan mudah agar bisa berobat layaknya mereka yang berkehidupan lebih serta bagaimana angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo dapat di tekan seminimal mungkin.

Dalam kesempatan itu Jumanto Pimpinan Saber Peduli Kemiskinan mengungkapkan, masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo dimana dibutuhkan sinergitas antar berbagai element dan kelembagaan untuk menekan angka tersebut.

“Maka dari itu saya berharap dengan adanya gelar audensi ini di harapkan orang miskin bila sakit dan ingin berobat bisa di beri akses kemudahan bila hendak berobat diharapkan bisa berobat gratis serta bagaimana juga mendapatkan fasilitas rumah yang layak huni,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal itu di contohkan pada sorang pasien Nur Fatimah warga miskin juga tak punya rumah, juga di singgung bagaimana pendataan bagi warga miskin di Kabupaten Probolinggo di harapkan BPS dapat bekerja dengan benar dan Verifikasinya bisa di pertanggung jawabkan akurasi datanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *