HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan

416
×

Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Euis Suyeti (51) bersama saudaranya Sri Ratnawati (42) warga Jalan Yos Sudarso, Gang Banjar, Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, mendatangi kantor Cianjur Lawyer Club di Jalan Abdulah Bin Nuh, Selasa (27/2), untuk meminta keadilan hukum.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kedatangan Eis bersama saudaranya ke Kantor lembaga bantuan hukum (LBH) tersebut tidak lain untuk mencari titik terang dari kasus pembunuhan anaknya Sarwo Nandang (30) bin Karnaen, dua tahun yang lalu.

Ia mengatakan sampai saat ini pihak keluarga belum mendapat kejelasan lanjutan dari perkara pembunuhan tersebut.

“Saya bukan dendam, tapi hanya meminta kejelasan dan titik terang dari kasus pembunuhan anak saya,” kata Euis.

Euis mengatakan pihaknya akan meminta bantuan dari Polda Jabar jika tak ada kejelasan juga dari Polres Cianjur. Tak hanya sampai di situ, pihaknya juga akan meminta bantuan dari Mabes Polri.

“Almarhum suami saya juga dari kepolisian, jadi saya sedikit mengetahui cara meminta bantuan,” ujarnya.

Euis mengatakan dua tahun lalu anaknya ditemukan tewas mengenaskan di sebuah jurang hutan pinus di Kampung Pasir Gobang, Kecamatan Cibeber.

“Saat ditemukannya dikedalaman jurang hampir 100 meter dari atas jalan,” terang Euis.

Euis menjelaskan, bahwa tim forensik butuh waktu seminggu untuk memastikan bahwa jenazah tersebut adalah anaknya.

Diketahui, Sarwo mendapat luka parah di bagian kepala, luka tusukan di bagian dada dan perut, serta kaki yang nyaris putus.

Disampaikan Euis, bahwa sejumlah saksi pun telah diperiksa pihak kepolisian dan memberikan keterangan sejelas-jelasnya.

“Ada yang menyebut terakhir almarhum anak saya membonceng perempuan di Taman Joglo, lalu ada yang bilang juga ribut dengan temannya karena masalah perempuan, ada yang melerai juga tapi pas diminta jadi saksi ia tak memberikan keterangan jelas,” ungkapnya.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *