Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
HOME

Waduh!!! Jembatan Gantung di Cianjur Ambruk, 12 Orang Terluka

×

Waduh!!! Jembatan Gantung di Cianjur Ambruk, 12 Orang Terluka

Sebarkan artikel ini
Jembatan Gantung di Cianjur Ambruk
Jembatan Gantung di Cianjur Ambruk

MetroMediaNews.co – Jembatan gantung yang membentang kali Cisokan, dengan panjang 70 meter dan lebar 1,5 meter penghubung antara 2 desa ambruk sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu (3/2). Akibat insiden tersebut 4 orang luka parah dan 8 orang luka ringan.

Dikatakan Suryadi alias Eday (44) selaku Sekdes Desa Karyamukti dan juga saksi mata menerangkan, bahwa rencananya keluarga dan beberapa tetangga dari Kampung Sikluk Rt03 Rw01 Desa Karyamukti, Kecamatan Leles, Cianjur Selatan, akan mengantar Kyai Sutarman untuk berobat ke rumah sakit Cianjur.

“Sepulang mengantar Kyai dari Kampung Parigi, ada sekitar 6 sepeda motor melewati jembatan itu. Belum sampai di ujung jembatan, mungkin karena beban terlalu berat tali kawat (seling-red) putus sehingga pengendara motor yang berada ditengah jatuh ke bawah,” ujarnya.

Ia menambahkan, situasi pada saat itu panik dan Saepudin (48) warga Kampung Sikluk mengalami bocor di kepalanya sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit Pagelaran.

Sementara itu Kapolsek Agrabinta AKP Itang Saeni membenarkan adanya kejadian jembatan yang ambruk.

“Untuk sementara dugaan terjadinya jembatan ambruk di kali Cisokan penghubung jalan antara 2 Desa tersebut karena kelebihan beban dan tidak kuat menampung beban,” katanya saat dihubungi MMN via telepon selularnya, Minggu (4/2).

Lebih lanjut AKP Itang mengatakan bahwa pihaknya sudah berkordinasi dengan Polres Cianjur untuk menindak lanjuti dan akan melakukan penyelidikian terkait jembatan yang ambruk.

Pantauan MMN terkait ambruknya jembatan gantung kali Cisokan, peghubung 2 Desa di Kecamatan Leles, Cianjur Selatan, diketahui bahwa jembatan tersebut baru selesai dikerjakan sekitar 3 minggu. Diduga dalam pengerjaan jembatan itu asal-asalan dan tidak sesuai dengan spek yang sudah ditentukan, sehingga ambruk dan memakan korban.

Berikut nama-nama korban dalam peristiwa ambruknya jembatan gantung:
1. Saep, 48 tahun (luka berat).
2. Didim, 30 tahun (luka berat).
3. Muhidin, 60 tahun (luka berat).
4. Jenal M, 22 tahun (luka berat).
5. H Asep, 45 tahun (luka ringan).
6. Sulaeman, 13 tahun (luka ringan).
7. Rusman, 50 tahun (luka ringan).
8. Suryana, 21 tahun (luka ringan).
9. Sobani, 52 tahun (luka ringan).
10. Deni, 50 tahun (luka ringan).
11. Dedi, 26 tahun (luka ringan).
12. Adin, 48 tahun (luka ringan).

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *