Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
HOME

Warga Kecewa, Pembangunan Gedung Pasar Desa Naringgul Terbengkalai

×

Warga Kecewa, Pembangunan Gedung Pasar Desa Naringgul Terbengkalai

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Pembangunan gedung pasar Desa Naringgul yang menghabiskan anggaran sebesar Rp488.490.000 (empat ratus delapan puluh delapan juta empat ratus sembilan puluh ribu rupiah) kian jadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat.

Masyarakat menilai pembangunan gedung pasar itu tidak rampung dikerjakan sehingga tidak dapat digunakan dan tidak bermanfaat. Dalam hal ini masyarakat menyayangkan pembangunan gedung pasar dan dianggap mubazir.

Seperti disampaikan Ace (69) warga setempat, menyayangkan anggaran sebesar itu tapi pengerjaannya tidak rampung.

“Jalan yang menuju kebelakang pasar harusnya sebelum dibangun utamakan dulu akses jalan, jangan asal main bongkar saja bangunan yang sudah ada. Nah kalau sekarang akhirnya jadi mubah karena belum bisa dipergunakan,” katanya.

Ace menambahkan, anggaran pembuatan bangunan itu mengunakan uang rakyat melalui APBD, seharusnya bangunan pasar itu dapat bermanfaat.

“Jangan dibiarkan jadi kumuh, terkesan hanya dijadikan bancakan bagi para pemenang tender proyek,” ungkapnya.

Hal sama dikatakan H Ade Haris (60) salah satu warga yang kiosnya terbongkar untuk pembangunan pasar yang baru.

“Kepala Desa bilang ke saya bahwa nantinya bangunan akan dirapihkan kembali, tetapi setelahnya dipindahkan tak taunya penutupanya asal-asalan saja memindahkannya, yang jelas saya rugi dan memperbaiki banguan kios pasar saya kembali,” ucapnya.

H Ade melanjutkan, “Heranya tidak ada musyawarah dengan warga pasar dan akhirnya bangunan yang baru dibangun terkesan jadi mubah,” ungkapnya dengan nada kesal.

Sementara itu kepala Desa Naringgul, Asep Hilman Zam-zam menjelaskan, tidak ada kontroversi di mata warga pasar, kami masih menunggu serah terima dari pihak CV, sementara kawan pedagang hanya mau menempati bangunan.

“Intinya belum progres pihak pengembang atau pemborong dengan PUPR Kabupaten Cianjur dan belum serah terima dengan pihak Desa,” terangnya.

Asep menambahkan, jadi kewenangan penerima manfaat bangunan pasar yang dibawah, itu belum ada serah terima Dari pihak CV nya.

“Kalau masalah akses jalan ke bawah nantinya pengerjaanya swadaya masyarakat,” tandasnya.

Diketahui pelaksanaan peningkatan pembangunan gedung pasar Desa Naringgul dikerjakan oleh salah satu rekanan dari CV ASBY MUGNY dengan menggunakan anggaran dari DAU dan DBH Provinsi tahun Anggaran 2017 dan menghabiskan anggaran sebesar Rp.488.490.000.

Penulis: Jay
Editor: Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *