SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Warga Miskin Subang Dapat Bantuan BSPS/Rutilahu

631
×

Warga Miskin Subang Dapat Bantuan BSPS/Rutilahu

Sebarkan artikel ini

SUBANG,MMN.CO – Warga miskin penduduk Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, baru-baru ini mendapat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), atau BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).

“Jumlahnya mencapai 318 orang dan nilai bantuannya sebesar Rp15 juta/rumah, berasal dari anggaran Ditjen Penyediaan Perumahan Kementrian PU dan Perumahan Rakyat RI tahun 2017,”ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Subang, Ida Sudayat, usai penyerahan buku rekening penerima bantuan program BSPS 2017, di Desa Kawunganten Kecamatan Cikaum, Rabu (24/05/17).

Penerima bantuan BSPS ini tersebar di sejumlah desa seluruh kecamatan dan secara simbolis penyerahan buku tabungan penerima BSPS dilakukan kepada 5 (lima) perwakilan Desa dan 1 (satu)Kelurahan; yakni, Desa Padaasih, Mayang, Sidajaya, Tanjungsari Timur, Kawungaten, dan Kelurahan Sukamelang.

Menurut Ida Sudayat, pada tahun berikutnya direncanakan  akan mengusulkan sebanyak 1.007 rutilahu untuk mendapat bantuan program BSPS.

“Kami berharap, usulan sebanyak 1.007 rumah bisa direalisasi,”ucap Ida.

Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Direktur Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PU PERA RI, yang telah memasilitasi terealisasinya program BSPS untuk kalangan warga miskin Subang.

Imas menyebutkan, keberadaan rumah yang layak huni dan ditinggali, merupakan hal sangat penting. Pasalnya rumah yang layak dan sehat, merupakan awal dari aktivitas seseorang untuk melaksanakan kegiatannya.

“Karena dengan rumah yang sehat, akan menghasilkan aktivitas yang positif,” ujarnya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *