HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Warga Pantura Subang Pertanyakan Rasmen/Raskin Buruk Rupa

552
×

Warga Pantura Subang Pertanyakan Rasmen/Raskin Buruk Rupa

Sebarkan artikel ini

SUBANG, MMN.CO – Rasmen kini ramai dipergunjingkan warga miskin (Gakin) di sejumlah Desa wilayah Kecamatan Pantura Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Lantaran bentuknya buruk rupa, berwarna kuning, kotor dan bau apek. Rasmen tentu bukanlah sosok mahluk gaib, tetapi merupakan padanan istilah Rastra (Beras Sejahtera) dulu istilahnya Beras miskin (Raskin) yang dipelesetkan menjadi Rasmen (Beras bercampur menir-Red).

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Sejak Pebruari tahun 2017 hingga 4 bulan terakhir, kiriman Rastra alias Rasmen yang diterima gakin di sejumlah Desa-desa di Kecamatan Pantura (Kecamatan Blanakan, Ciasem, Sukasari, Legonkulon dan Pamanukan), Desa Karangsari, Citrajaya, Karangwangi, Kediri (Kec.Binong) kualitasnya buruk. Selain berwarna kekuningan, bau apek, berkutu, bercampur menir layaknya pakan hewan ternak bebek dan sejenisnya. “ kiriman Raskin 3 bulan ke belakang , kami nilai tidak layak dikonsumsi. Tapi waktu awal bulan kualitasnya agak bagus dianggap layak konsumsi, bulan-bulan kesininya jelek. Yach….. mau bagaimana lagi, karena kita butuh dibeli saja” Keluh beberapa penduduk gakin di wilayah Pantura yang ditemui MMN.CO

Keluhan senada diungkapkan Kades Sukasari Cecep Juhyar dan Sekdes Batangsari Raswan selaku Ketua Satgas Raskin Desa saat ditemui MMN.CO secara terpisah di kantornya, belum lama ini.
Menurut Cecep , semula kiriman Raskin itu akan dikembalikan ke Dolog, namun kebanyakan warga tidak sabar. Pasalnya didesak kebutuhan perut, maka pihaknya mengurungkan niatan itu.
“ Pengiriman Raskin sejak Januari hingga kini kualitasnya jelek. Ke depan kami minta pihak Dolog memperhatikan keluhan warga kami, sehingga berasnya benar-benar bagus kualitasnya” ujarnya berharap.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *