HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Yayasan Tunas Sejati Luncurkan 4 Buku Ketauhidan, “Tingkatkan Kualitas Diri Untuk Mencapai Kemurnian

830
×

Yayasan Tunas Sejati Luncurkan 4 Buku Ketauhidan, “Tingkatkan Kualitas Diri Untuk Mencapai Kemurnian

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, MMN.CO – Dengan mengusung tema “Hakikat Ramadhan : Keluarkan Buih-buih Kepalsuan Dalam Diri Untuk Mencapai Kemurnian,” Yayasan Tunas Sejati yang menaungi Institut Kajian Ilmu Al-Quran An-Najm, meluncurkan 4 buku ketauhidan karya Susilawati Susmono, yang diselenggarakan di Hotel Sofyan Betawi Menteng, Jakarta Pusat, Minggu malam (18/6/2017).

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Susilawati Susmono sendiri merupakan guru besar Institut Kajian Ilmu Al-Quran An-Najm, yang hinggi kini sudah menerbitkan 83 karya buku.

Keempat buku ketauhidan yang diluncurkan diantaranya berjudul Hakikat Al An’aam, Duka Kawanku, Kebangkitan dan Al’raaf.

Dikatakan Sugianto, Ketua Institut Kajian Ilmu Al-Quran An-Najm, buku-buku yang diterbitkan dari karya Susilawati Susmono, secara umum juga dikhususkan bagi masyarakat luas yang ingin memperdalam mengenai ilmu tauhid.

[metaslider id=1723]

“Hasil bukunya agar dapat dibaca oleh masyarakat luas,”ujar Sugianto ketika membuka peluncuran 4 buku ketauhidan di Jakarta, Minggu (18/6/2017).

Sugianto memaparkan bahwa buku-buku yang diterbitkan merupakan buku yang syarat bagi pelajaran batiniah.

“Buku ini mengarah pada pelajar batiniah. Disini diterangkan sudah tidak ada istilah bantah- membantah. Karena, buih-buih kepalsuan diri sudah tidak ada lagi. Artinya, jiwanya telah murni, jiwanya telah kembali kedalam ruhnya. Tidak ada lagi rasa duka, melainkan Sang Cahaya sudah dimasukkan ke dalam relung diri. Dan, semua itu kembali kepada Maha Cipta,”terang Sugianto.

Sementara itu Ketua Yayasan Tunas Sejati, Nuzulia Hasanah, menyatakan, pesan-pesan yang diangkat dalam peluncuran keempat buku ketauhidan diantaranya, pada bulan suci Ramadhan umat Islam ditekankan untuk meningkatkan kualitas diri untuk dapat naik kelas.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *