MetroMediaNews.co – Saat ini Cecep Muhammad Wahyudin resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati/wakil bupati Partai PDIP Kabupaten Cianjur, ini dibuktikan dengan pengembalian berkas formulir pendaftaran. Nampak kedatangannya diiringi ratusan simpatisannya ke kantor PDIP Kabupaten Cianjur.
Cecep menuturkan mengambil sikap dengan mendaftarkan diri ini sebagai bentuk sosialisasi, dengan harapan bisa mengenalkan dirinya kepada warga Cianjur lebih awal.
“Langkah ini untuk lebih mengenalkan diri kepada warga Cianjur,” ujarnya.
Menurutnya alasan memilih daftar ke PDIP karena baru partai ini yang membuka pendaftaran. “Iya karena PDIP yang baru membuka pendaftaran, ya saya daftar ke PDIP,” katanya.
Dirinya mengaku tak menutup kemungkinan akan mendaftar ke partai lain jika sudah dibuka pendaftaran. Selain itu Cecep mengaku tidak menutup kemungkinan untuk melamar dan atau dilamar kandidat lain untuk berpasangan dan siap dipasangkan dengan siapapun selama memiliki visi dan misi yang sama yaitu untuk membangun Cianjur dan melakukan perubahan kearah yang lebih baik.
“Jika memungkinkan saya akan daftar juga ke partai lain,” ujar Cecep.
Sementara itu Ketua DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Susilawati, menjelaskan, pihaknya mulai membuka pendaftaran 1-20 September 2019. Menurut dia, panitia sudah mencatat hingga Jumat, sudah ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran.
“Namun yang mengembalikan formulir disertai berkas persyaratan memang baru satu orang, yaitu Cecep ini. Kami masih menunggu pendaftaran bakal calon lain hingga 20 September 2019,” ujarnya.
Susi menyebutkan, 21-22 September 2019 pihaknya akan menyerahkan nama-nama calon yang sudah terjaring kepada pihak DPW dan DPP.
“Lalu kami akan melakukan survei terhadap nama-nama yang sudah terjaring itu,” ucapnya.
Susi menambahkan, pihaknya tidak memberikan prioritas bakal calon berasal dari internal partai atau dari luar.
“Yang penting prinsipnya sama ingin memajukan Cianjur sesuai flatform partai,” tuturnya.
Di lain hal pihaknya pun terus menjalin komunikasi dengan partai lain untuk kepentingan pilkada ini, sebab PDIP tidak bisa mengusung calon sendiri.
“Ya dengan sesama partai nasionalis atau dengan partai religius kami jalin komunikasi,” pungkasnya.
Editor: Dedy Rahman
Reporter: Farhan MR















