SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Tebing Hutan Wangunjaya Longsor dan Amblas, Ribuan Warga Terisolir

275
×

Tebing Hutan Wangunjaya Longsor dan Amblas, Ribuan Warga Terisolir

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Ribuan warga di tiga desa di wilayah Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, terisolir akibat putusnya jalan poros yang menghubungkan desa Wangunsari, Wangunjaya dan sebagian desa Malati.

Jalan poros desa sepanjang 20m putus akibat longsor. Diduga longosor terjadi akibat curah hujan yang tinggi dua hari kebelakang diwilayah kecamatan Naringgul sehingga tebing Hutan Wangunjaya yang letaknya di Kampung Cibengang RT 1/2, desa Wangunjaya pada Rabu (25/3/2020) sekira pukul 11.30 WIB, amblas dan longsor. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa karena keadaan jalan sepi.

Kasi Terantib dan Kesra Kecamatan Naringgul, Enang Sumantri mengatakan, bahwa longsor tebing Wangunjaya memiliki ketinggian hingga 100m dan akibat longsor itu jalan poros desa putus dan amblas sepanjang 20m dengan lebar jalan 3m, sehingga tidak bisa dilalui oleh warga.

“Dampak dari longsor ini ribuan warga dari tiga desa terisolir sebab jalannya putus,” ujar Enang, Rabu (25/3/2020).

Lanjut Enang, saat pemdes bersama kepolisian dan warga melakukan pembersihan material longsor.

“Pembersihan material longsor hanya sementara saja, kalau untuk total perlu perbaikan sebab dengan kontur jalan yang bertebing dan putus jadi harus ekstra hati-hati,” jelasnya.

Kaur Perencanaan Desa Wangunjaya, Cacang Mulyana berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa ini sebab ini jalan akses desa satu-satunya.

“Tidak ada jalan lain, adapun ada jalan alternatif sangat jauh dan harus memutar kearah Kampung Cibogo Sukajadi sehingga memakan jarak waktu berjam-jam dan ratusan kilometer,” tandasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *