SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Dampak Proyek Pelebaran Tebing Ranca Embe, Bantu Ekonomi Warga Sekitar

418
×

Dampak Proyek Pelebaran Tebing Ranca Embe, Bantu Ekonomi Warga Sekitar

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Kementerian PUPR melalui PPK 2,5 Jabar akhirnya merespon keluhan warga masyarakat Kecamatan Naringgul dan penguna jalan dengan adanya jalan Nasional Penghubung Bandung-Cianjur Selatan-Naringgul-Cidaun yang masih sempit sepanjang 400 meter yang dihempit Tebing Ranca Embe tepatnya diseputar hutan Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Hal adanya proyek pelebaran jalan tebing Ranca Embe berdampak sangat membantu, khususnya warga disekitar lokasi desa Wangunjaya dalam segi perekonomian. Seperti halnya warga masyarakat seputaran lokasi proyek bisa melakukan aktifitas dagang atau berjualan makan dan minuman.

Dadar Heryanto (55) warga desa Wangunjaya mengatakan, dengan adanya proyek pelebaran jalan tebing Ranca Embe jelas sangat membantu dalam segi ekonomi untuk warga masyarakat. Apalagi saat ini kondisi ekonomi negara sedang dalam keadaan sulit akibat wabah Pandemi Covid-19.

“Alhamdulilah, saya dan warga lain nya bisa berjualan atau berdagang makanan dan minuman disekitar lokasi proyek. Kalau pembelinya para penguna jalan yang berhenti atau menunggu jadwal buka tutup jalan. Ada juga para pekerja yang kerja diproyek,” katanya.

Hal sama dikatakan Nuraeni (53), dengan adanya pekerjaan proyek pelebaran jalan dirinya merasa sangat terbantu dalam hal ekonomi.

“Dengan keadaan saya hidup menyendiri atau menjada. Alhamdulilah kini bisa terbantu untuk kebutuhan makan sehari hari akhirnya pihak kontraktor memperbolehkan untuk berjualan didekat lokasi proyek pelebaran jalan. Tentunya sangat membantu bagi kami, terima kasih kami ucapakan kepada pihak pelaksana dan PUPPR yang sudah mengijinkan kami mencari usaha,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala PPK 2.5 Jabar Pitoyo Lorostomo menjelaskan, dengan hadirnya para pedagang disekitar lokasi pelebaran jalan itu merupakan simbiosis mutualisme. Jadi saling menguntungkan antara pedagang dan pembeli, apalagi para pekerja proyek ataupun para penguna jalan saat menunggu jalan buka tutup bisa membeli makanan atau minuman diwarung-warung warga yang berjualan disekitar lokasi.

“Kami juga menghimbau kepada para pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sampai dibuang dijalan dan yang paling utama jangan mengganggu lalulintas. Mari bersama sama menjaga baik kebersihannya juga ketertibannya,” ucapnya saat dihubungi MetroMediaNews.co, Sabtu (1/8/2020).

Pitoyo menyambungkan, adapun untuk kedepanya terkait pemasangan penerangan lampu jalan raya akan kami kordinasikan dengan Dinas terkait.

“Nanti kita akan kordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat, karena untuk dapat dipasang lampu penerahgan jalan raya disepanjang jalan nasional, sebab kalau terkait lampu penerangan jalan raya yang lebih berperan itu Dinas Perhubungan,” pungkasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *