MMN.co, Cianjur – Tersendat anggaran, pembangunan mushola Baabussalam yang terletak di Kampung Pasironyam RT04/ 04, desa Margasari, kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat terhenti karena tidak ada lagi biaya untuk melanjutkan pembangunan.
Diketahui mushola Baabussalam berukuran 6×8 meter membutuhkan biaya sampai selesai pembangunan sekitar Rp 70 juta. Sementara anggaran dari iuran warga yang sudah terkumpul sekitar Rp 20 juta.
Azi Mantra (40) salah seorang Pengurus mushola Baabussalam mengatakan, pembangunan untuk sementara dihentikan dahulu karena tersendat anggaran.
“Ini juga bisa membangun berkat iuran warga Pasironyam karena ingin memiliki mushola agar dalam melaksanakan ibadah sholat lima waktu tidak terlalu jauh,” ucapnya kepada MMN.co, Selasa (20/4/2021).
Untuk jamaah di mushola Baabussalam kurang lebih ada sekitar 40 orang.
“Untuk menuju masjid Jami harus menempuh perjalanan 1 kilometer sehingga warga di ke RT an Pasironyam ingin memiliki mushola sendiri agar tidak terlalu jauh apabila melaksanakan ibadah,” katanya.
Hal sama dikatakan R Usman (55) warga lain nya, bahwa untuk sementara pembangunan mushola dihentikan dahulu mengingat ada kendala dari anggaran.
“Mudah-mudahan saja ada dermawan yang mau membantu untuk biaya pembangunan mushola karena sangat dibutuhkan sekali oleh warga,” ucapnya.
Usman menambahkan, pihaknya bersama Panitia Pembangunan mushola saat ini sedang mencari dana baik itu melalui proposal lewat media sosial seperti Facebook dan juga menyebar proposal berupa brosur ke setiap dermawan.
“Sambil menunggu lagi terkumpulnya dana untuk anggaran pembangunan sementara ini berhenti dulu. Harapannya tadinya ingin bisa ke pakai sholat taraweh tapi karena anggraan tidak cukup sementara ini sholat taraweh dan sholat lima waktu terpaksa ke Cianjur mesjid Jami walau jaraknya cukup lumayan jauh,” tandasnya.
(Jay)















