MMN.co, Cianjur – Sobana (29) warga Kampung Pasir Geleundung RT 02/RW 02 desa Ciharashas, kecamatan Cilaku, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diatas atap rumah ruangan dapur dengan menggunakan sarung.
Korban ditemukan pertama kalinya oleh orang tuanya sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal dunia. Korban nekat melakukan perbuatannya diduga mengalami depresi pekerjaan.
Adanya keterangan depresi pekerjaan di ungkapkan Arif selaku paman korban.
“Korban baru-baru ini sering melamun, almarhum juga sering curhat terkait pekerjaannya.Bahkan orang tua almarhum juga merasa aneh anaknya sering melamun. Selain itu keanehan orang tuanya, kok kenapa kalau pulang kerja suka selalu minta uang untuk bekal kerja padahal sudah bekerja. Almarhum bekerja di Tangerang”, ungkap Arif.
Sementara itu, kepala desa Ciharashas Jaka, baru mengetahui adanya korban gantung diri setelah ada laporan dari ketua RT setempat.
“Saya baru mengetahui adanya warga Kampung Pasir Geleundung yang meninggal dengan cara tragis tersebut setelah adanya laporan Ketua RT yang datang langsung ke kantor. Langsung saya berangkat ke lokasi untuk mengecek, dan ternyata benar. Setelah itu kami menghubungi pihak kepolisian Sektor Cilaku,” ucap Jaka.
Saat ini korban dalam penanganan kepolisian sektor Cilaku. Kemudian jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Cianjur untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
(Dudi)















