SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Harapkan Terjalin Kebersamaan, Banom NU Gedangsewu Sepakati Adakan Takbir Keliling

30
×

Harapkan Terjalin Kebersamaan, Banom NU Gedangsewu Sepakati Adakan Takbir Keliling

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Tulungagung – Mendekati momen idul adha yang tinggal kurang dari satu bulan dimana nuansa kebahagiaan akan tercipta, banom NU Desa Gedangsewu sepakat mengadakan giat takbir keliling.

Kegiatan yang di inisiasi guna merekatkan solidaritas dan kebersamaan ini di gawangi oleh beberapa organisasi internal NU (red : banom NU) Ranting Gedangsewu. Diantaranya, ansor banser, fatayat, IPNU, IPPNU serta dari pagar nusa.

Ahmad Baily selaku sekretaris ansor menyampaikan perlunya membangun kebersamaan diantaranya dengan mengadakan takbir keliling di momen idul adha akan datang.

Dengan menggandeng beberapa lembaga pendidikan di lingkup Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) yang ada diharapkan kegiatan akan semakin terlihat nilai syiarnya.

“Diharapkan kegiatan ini nantinya bisa sebagai wadah sekaligus sarana silaturohmi antar organisasi baik kepemudaan, keagamaan, serta sosial kemasyarakatan”, demikian Baily menyampaikan, Kamis malam 23 Mei 2024.

Musyawarah yang dilaksanakan dengan suasana santai sambil menikmati nuansa malam ini pada dasarnya baru sekali dan pertama di laksanakan. Akan tetapi mengingat banyaknya pesan positip yang bisa tersampaikan, sehingga semua bersepakat akan rencana tersebut.

Sementara itu, Indah Sari yang juga merangkap sebagai pengurus karang taruna mengingatkan bahwa perlu adanya komunikasi terlebih dahulu kepada beberapa lembaga TPQ yang ada sehingga di dapatkan data konkrit mengenai jumlah santri yang bisa mengikuti.

Selain itu menurut Indah, juga perlu adanya komunikasi dengan beberapa lembaga terkait, mulai unsur keamanan (kepolisian), pengurus NU selaku induk dari banom yang ada, terlebih pengurus ta’mir masjid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *