SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Politik Sehat, Beda Pilihan Bukan Berarti Harus Bermusuhan

128
×

Politik Sehat, Beda Pilihan Bukan Berarti Harus Bermusuhan

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, CIANJUR – Sejumlah tokoh partai politik se kecamatan Naringgul, hadiri Sidang Pleno yang digelar PPK kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat. Tampak kehadiran para tokoh politik itu dengan menunjukkan walau berbeda beda pilihan tapi semua tokoh tetap bersatu dan kondusifitas dalam menjaga demokrasi dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Iwan Buho (38) anggota PAC PDI Perjuangan Kecamatan Naringgul mengatakan, bahwa demokrasi itu hak setiap warga negara untuk berbeda-beda pilihan tapi bukan berarti harus perpecahan dan bermusuhan.

“Yah inilah indahnya hidup di negara yang menganut demokrasi perbedaan itu tandanya kemajuan negara, tapi satu hal yang perlu kita ingat “Indonesia Itu Lebih Penting Dari Yang Lain”, memang Pemilu ini sangat melelahkan. Namun bagi kami PAC PDIP Kecamatan Naringgul apapun hasilnya itu yang jelas sudah pilihan rakyat,” kata iwan kepada wartawan, usai sidang pleno.

Iwan menyambungkan, terkait hasil nanti untuk hasil suara presiden dan wakil presiden siapa yang terpilih mari kita sama-sama menunggu hasil reil cont dari KPU yang nanti akan diumumkan.

“Jadi ngapain kita harus menggiring opini untuk bermusuh-musuhan, perpecahan gara-gara beda partai dan beda pilihan. Harusnya kita sesama anak bangsa mensyukuri bahwa hidup di negara yang menganut demokrasi,” ujarnya.

Lanjutnya, seharusnya pesta demokrasi itu dijadikan pestanya rakyat dalam memilih dan bukan jadi ajang pertengkaran dan perpecahan. Walaupun pandangan politik berbeda-beda tapi tetap harus bersahabat menjaga kultur budaya adat tradisi, khususnya warga masyarakat kecamatan Naringgul dan umumnya Cianjur dalam beretika berbangsa dan bernegara, serta menjunjung kebhinekaan serta menjaga keutuhan Pancasila.

Hal yang sama dikatakan Asep Jenal (49) selaku Ketua PAC Partai Demokrat, bahwa menurutnya perbedaan bukan berarti harus perpecahan. Justru nilai dari sebuah pembelajaran berpolitik yang baik di negara yang berdemokrasi.

“Karena itu perbedaan saya anggap keindahan untuk menunjukan kekompakan. Apalagi di kecamatan Naringgul tempat kelahiran kita. Justru di Naringgul kita harus bisa menjadi contoh tokoh politik yang bisa mengajak saudara-saudara kita menjadi warga yang lebih paham dalam berpolitik, bahwa dengan berpolitik kita tetap harus bisa melahirkan putra putri terbaik yang bisa mengangkat nama baik daerah khususnya Naringgul,” terangnya.

Asep melanjutkan, dengan berpolitik berbeda-beda pilihan tentunya sangat indah. Inilah demokrasi yang sesungguhnya.

“Tujuan kedepannya supaya bisa putra putri daerah untuk duduk di kursi legislatif asli putra daerah kecamatan Naringgul untuk menjadikan kemajuan suatu daerah. Tentunya sangat berat kalo tidak ada dukungan dari semua masyarakat khususnya Kecamatan Naringgul umumnya dapil 5,” ucapnya.

“Kalau nanti kedepan dalam berdemokrasi dan berbeda beda pilihan tapi hanya dijadikan ajang perpecahan dan permusuhan harusnya dijadikan persaudaraan, pemilu yang demokrasi adalah pemliu yang berbeda beda pilihan hasilnya pilihan rakyat,” tandasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *