SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Edhy Prabowo akan Bangun Tambak Klaster Budidaya Udang Vaname di Cianjur Selatan

782
×

Edhy Prabowo akan Bangun Tambak Klaster Budidaya Udang Vaname di Cianjur Selatan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berencana akan membangun lokasi percontohan tambak klaster budidaya udang Vaname Potensial Kerakyatan di Kawasan Perum Perhutani yang tidak produksi seluas 4,5 hektar yang masuk wilayah kerja KRPH Cipandak, BKPH Sindangbarang.

Nantinya tambak klaster budidaya udang itu akan dikelola oleh warga masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri, desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Kedatangan Menteri KKP Edhy Prabowo dalam rangka kunjungan kerja. Turut hadir, Dinas Perikanan Provinsi dan Kabupaten, serta Dinas Kehutanan Provinsi dan kabupaten, Ketua DPRD Cianjur dan Muspika Kecamatan Cidaun.

Edhy Prabowo mengatakan, rencananya akan dibangun lokasi percontohan tambak klaster budidaya udang dengan memggandeng Kementerian Kehutanan yang mana tambak udang tersebut untuk warga masyarakat Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan.

“Kita akan bangunkan sektor padat karyanya ditambak dengan melibatkan warga masyarakat bekerjasama dengan kehutanan, Kementrian Kehutanan dan sudah mendukung sepenuhnya. Ibu menterinya juga sudah ketemu beliau juga sama mendukung program ini. Tidak hanya itu semua menteri disektor infrastruktur juga akan bantu salah satunya PUPR,” kata Edhy Prabowo kepada MetroMediaNews.co dilokasi kegiatan, Jumat (19/6/2020).

Edhy menjelaskan, kita akan fokuskan dulu karena rencana pembangunan tambak ini model klaster nya masih model kecil. Nanti kalau sudah sukses akan kita perbanyak, khususnya di Jawa Barat, umumnya di Indonesia.

“Contohnya seperti kunjungan kita kemarin 5 hari ke Sulawesi juga kita melihat banyak peluang. Jadi melakukan budidaya yang dulu diartikan merusak mangrove kita akan jawab, artinya dulu budidaya udang ditambak prioritas nya rendah lahan 1 hektar dan hanya bisa menghasilkan 1 ton atau 2 ton maksimal. Sekarang kita mau bikin yang insentif jadi ruangan yang lebih kecil tapi melibatkan masyarakat yang lebih banyak dengan produktifitas dengan hasil yang lebih bagus untuk masyarakat jadi kita harus fokus,” katanya.

Lanjut Edhy, dalam kondisi sekarang yang mana susah dalam mencari pekerjaan, dirinya menilai ini jawaban yang lebih baik. Alamnya kita jaga dan masyarakatnya kita beri pekerjaan juga ekonomi bisa tumbuh exspor jadi naik berarti investasi rupiah bisa jadi dolar.

“Tentunya ini semangat yang kita bangun, jadi kita akan libatkan baik pengusaha dan warga masyarakat,” ungkapnya.

Sambutan baikpun langsung disampaikan warga masyarakat yang tergabung dalam kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri.

Seperti disampaikan Ahamad Alih Junaedi (45) selaku Ketua LMDH Mandiri, bahwa dirinya mewakili warga masyarakat yang tergabung di LMDH Mandiri Desa Kertajadi, kecamatan Cidaun, sangat mendukung dan setuju dengan program Menteri KKP.

“Dengan dibangunnya lokasi percontohan tambak udang Vaname potenisal kerakyatan dilahan Perum Perhutani yang dikelola oleh LMDH Mandiri. Mudah-mudahan progaram ini bisa mensejahterakan warga masyarakat khususnya warga masayarakat Desa Hutan LMDH Mandiri,” ungkapnya.

Alih berharap, warga masyarakat desa hutan dengan adanya pembangunan tambak udang ini bisa dapat direalisasikan secepatnya pembangunannya.

“Lebih cepat kan lebih bagus, agar warga masyarakat desa Hutan ada pekerjaan,” pungkasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *