MetroMediaNews.co – Warga desa Mulyasari keluhkan jalan rabat beton yang baru dibangun namun sudah terkikis dan berdebu pasir. Padahal, jalan sepanjang 200 meter yang berada di Kampung Sirnabakti baru sebulan selesai dikerjakan.
Pantauan MetroMediaNews.co dilokasi, terkikisnya permukaan jalan rabat beton yang belum lama dibangun ini diduga pengerjaannya tidak sesuai spek.
Kepala desa Mulyasari, Dewi Susanti saat dikonfirmasi enggan menjawab dan memberikan keterangan kepada wartawan, namun Kades menunjuk bawahannya dengan alasan semua administrasi ada pada Sekretaris Desa.
Sekretaris desa Mulyasari, Yayah mengatakan, semua terkait pengerjaan pisik sudah di limpahan ke TPK dan LPM desa sesuai tupoksinya. Dalam hal ini Sekdes hanya pengadministrasian saja.
“Lebih jelasnya tanya ke Pak Gugun saja selaku TPK dan Bah Koni selaku Ketua LPM,” ujar Yayah.
Ia menambahkan, “Bu Kades belum semuanya memahami kinerja pemerintah desa, walaupun sebagai penanggung jawab di desa. Bu kades baru 4 bulan duduk menjabat sebagai Kades Mulyasari, sedangkan saya sudah 6 tahun,” jelas Yayah.
Diketahui, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 0,15 meter yang berlokasi di Kampung Sirnabakti menggunakan anggaran sebesar Rp132 juta lebih yang bersumber dari dana desa tahap 1.
Pembangunan jalan itu dikeluhkan warga. Pasalnya, pembangunan yang dikerjakan oleh pemerintah desa Mulyasari, Kecamatan Cilaku, Cianjur, yang baru sebulan selesai dikerjakan tampak berdebu dan licin karena diduga tidak sesuai spek.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: Dudi
















Bisa diketahui tidak ya pemborong pekerjaan tersebut min