MetroMediaNews.co – FP2JK menilai Pemerintah desa Mulyasari harus bertanggungjawab tentang tidak maksimalnya pengerjaan pembangunan rabat beton sepanjang 200 meter di Kampung Sirnabakti yang dikeluhkan warganya.
“Pemerintah desa, khususnya Kades jangan saling lempar tanggungjawab dan tutup mata. Justru dengan adanya hal ini mereka seharusnya berkordinasi dengan pihak terkait agar ada penjelasan kepada masyarakat dan dilakukan secara transparan,” ujar Sekretaris FP2JK Saepunajah saat dihubungi MetroMediaNews.co, beberapa waktu lalu.
Menurut Saepunajah, Kades harus lebih kritis dan cermat dalam penggunaan anggaran desa. Jangan sampai penggunaan anggaran desa yang tidak maksimal yang pada akhirnya kredibilitas seorang Kades akan jatuh.
“Ini patut dipertanyakan, jangan baru katanya 4 bulan menjabat akan tetapi tidak tanggap terhadap permasalahan warga. Tentunya dalam hal ini kredibilitas Kades dipertanyakan,” tegasnya.
Oleh karena itu, FP2JK meminta kepada instansi terkait untuk dapat melakukan kroscek dan meninjau kembali hasil pembangunan jalan rabat beton yang baru sebulan selesai dikerjakan tetapi sudah berdebu dan licin sehingga dikeluhkan warga.
“Diduga ada indikasi pengurangan bahan material sehingga pengerjaan tidak maksimal. Dan saya meminta instansi terkait melakukan kroscek kepada pembangunan jalan tersebut karena jangan sampai ada indikasi dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa dalam pengerjaan jalan rabat beton tersebut,” tandasnya.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: Dudi














