SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Hari ke 4, Korban Tenggelam di Pantai Jayanti Belum Ditemukan

269
×

Hari ke 4, Korban Tenggelam di Pantai Jayanti Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Korban tenggelam yang terbawa arus ombak di pantai Jayanti Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat, pada Minggu 24 Januari 2021, atas nama Rustana Satriaji (23) warga desa Limbangansari, Cianjur Kota hingga memasuki hari ke 4 belum ada tanda-tanda titik terang diketemukan jasadnya. Basarnas Bandung bersama tim gabungan masih menyisir pencarian hingga memasuki ke batas pantai Garut- Cianjur.

Sayhrir, Ketua Danru dari SAR Basarnas Bandung menjelaskan, memasuki hari ke 4 pencarian korban tenggelam seperti hari sebelumnya tim di bagi 2, untuk regu 1 dari mulai pantai Jayanti sampai Pantai Cemara hingga pantai Megatop, dan untuk regu 2 menuju pantai Cilayu dan Rancabuaya sampai Cilaki batas Garut- Cianjur Selatan.

“Masih belum ada tanda-tanda terang keberadaan jasad korban diketemukan. Kalau untuk cuaca hari ke 4 dilokasi pencarian turun hujan dan angin laut cukup kencang, ditambah kondisi air laut sedang pasang ombak cukup besar,” ujarnya.

Masi kata Sayhrir, pihaknya bersama Polair Polres Cianjur dan tim gabungan lain nya masih terus melakukan penyisiran.

“Belum bisa dipastikan masih dugaan-dugaan apakah jasad korban menyangkut di karang dibawa air luat atau terhempas ke bawa ombak, yang pastinya kami terus berupaya melakukan sampai bisa diketemukan jasad korban yang tenggelam minta doanya dari semuanya,” terangnya kepada MetroMediaNews.co, Rabu (27/1/2020).

Hal senada dikatakan Sandi Guntara Retana desa Cidamar, pencarian korban tenggelam hari ke 4 bersama sama tim gabungan salah satunya SAR Basarnas Bandung menuju batas Pantai Garut-Cianjur Selatan.

“Penyisiran mulai star dari pantai Cilayu dan Rancabuaya Kecamatan Caringin Garut menuju pantai Cilaki Cianjur selatan. Belum ada pertanda jasad korban diketemukan hingga menjelang siang pukul 13.00 WIB, Rabu 27 Januari 2021,” katanya.

Sandi mendambakan, memang saat ini cuaca turun hujan tim sempat istrihat dulu dan setelah reda hujan pencarian penyisiran dimulai kembali.

“Bermacam cara sudah dilakukan, malahan ada sebagian warga yang bilang jasad korban menyangkut sehingga tadi sempat ada warga nelayan dan relawan yang mencoba menyelam ke bawah laut dengan mengunakan alat seadanya untuk membuktikan, namun karena peralatan seadanya dan tidak septi untuk keselamatan maka sam Basarnas dan Polairut dihentikan karena khawatir membahayakan sebab ombak kondisinya lagi besar,” ucapnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *