MetroMediaNews.co|Cianjur – Terjadinya bencana longsor di Tanjakan Mala atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tebing Hijau yang masuk jalan nasional Naringgul-Cidaun tepatnya di Kampung Cibodas RT 2/8, desa Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, Kementerian PUPR melalui PPK 2.5 Jabar langsung bergerak cepat menurunkan satu unit alat berat berupa loder untuk membersihkan material longsoran berupa bebatun dan tanah yang menutupi badan jalan nasional sepanjang 5 meter dengan ketebalan 7 meter.
Ananto Wibowo ST.MT Kepala PPK 2.5 Babar menuturkan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu dapat laporan dari warga dan satu unit alat berat (Wiloder) sudah diturunkan untuk mengavakuasi material longosoran berupa bebatuan dan tanah sepanjang 7 meter dengan ketebalan 2 meter.
“Untuk arus lalu lintas sendiri kini sudah lancar walau satu arus tutup buka. Kalau cuaca mendukung mudah-mudah hari ini semua material longosoran berupa bebatuan dan tanah bisa dibersihkan semuanya supaya arus lalu lintas normal Kembali,” terangnya.
Ia menjelaskan, menurut data laporan dari pegawai bahwa di Tebing Hijau rawan terjadi longsor.
“Kami sudah berupaya untuk memperkuat penahan tebing dengan mengunakan kawat baja penahan longsoran, namun karena curah hujan didaerah Naringgul cukup tinggi sehingga terjadi longsor dan kawat baja penahan longsor pun tidak kuat. Tentunya kami dari PPK 2.5 Jabar menghimbau kepada para penguna jalan harap berhati-hati apabila melintas jalur Naringgul karena rawan longsor,” pungkasnya.(Jay)















