SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurNasional

PWI Cianjur Berduka, Mantan Ketua PWI Cianjur Meninggal Dunia

43
×

PWI Cianjur Berduka, Mantan Ketua PWI Cianjur Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Foto: Mantan ketua PWI Cianjur, H. Rudi Asyari meninggal dunia.

Metromedianews.co – Mantan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Cianjur, H Rudi Asyari meninggal dunia. H Rudi mengembuskan napas terakhir pada Minggu 19 Februari 2023 di rumah sakit Dr. Hafidz (RSDH), sekitar pukul 07.45 WIB, karena sakit.

“Telah meninggal dunia senior pers dan mantan ketua PWI Cianjur, sekitar pukul 07.45 WIB pagi ini di RSDH” kata ketua PWI Cianjur, Ahmad Fikri.

Diketahui, H. Rudi Asyari merupakan wartawan senior yang sudah berkarier sejak masih usia sekolah di PGA Negeri Cianjur, dan pernah menjadi wartawan grup Kompas Gramedia, dan hingga akhir hayatnya menjadi penulis di koran Harian Pagi Radar Cianjur grup Jawa Pos.

Sekretaris PWI Cianjur, Deni Abdul Kholik menerangkan, selain aktif di dunia jurnalistik almarhum juga aktif di berbagai organisasi, dari mulai menjadi pengurus cabang Nahdlatul Ulama (NU), Ormas Pemuda Pancasila (PP), penulis grup Lontar dan menjadi guru agama sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementrian Agama Cianjur dan lainnya.

“Kiprahnya di dunia jurnalistik, dan organisasi agama serta organisasi nasionalis sudah tidak diragukan lagi. Beliau paling senior,” imbuhnya.

Deni menambahkan, H. Rudi juga aktif menulis dan telah menerbitkan berbagai buku. Buku yang pernah ditulis beliau dari mulai buku perjalanan ketua MUI Cianjur terdahulu, KH Abdul Halim, menulis buku Bupati Cianjur. Dari mulai buku tentang Bupati yang dulu H. Wasiti Swastomo, H. Tjetjep Muchar Soleh, H. Irvan Rivano Muchar dan H. Herman Suherman Bupati saat ini.

“Beliau penulis sepanjang masa. Karya-karya beliau sangat dirindukan, gaya bahasa penulisannya sangat bagus dan bertutur. Selamat jalan senior, insa allah surga sudah menanti, Amiin YRA,” imbuh Deni yang mengaku pernah belajar menulis kepada almarhum,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *