
Dalam amanatnya, Kapolres Langsa membacakan pesan Kapolda Aceh yang menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam mengatasi berbagai persoalan lalu lintas. “Lalu lintas yang kita hadapi sangat kompleks, sehingga diperlukan pendekatan yang humanis dalam penegakan hukum, dengan tujuan menciptakan kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Kapolres.
Operasi Zebra Seulawah ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 14 hingga 28 Oktober 2024, dengan fokus pada peningkatan disiplin berlalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta pengurangan pelanggaran lalu lintas. Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk memperkuat kesadaran masyarakat menjelang Pilkada Aceh yang damai, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Dengan apel yang diikuti sekitar 200 peserta, kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib. Kapolres Langsa menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam mendukung upaya mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman.
“Tertib berlalu lintas adalah cerminan dari tertibnya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, dan ini akan berperan besar dalam mendukung keamanan menjelang Pilkada Aceh 2024,” pungkas AKBP Andy Rahmansyah.(Fahrid)













