MMN.co, Cianjur – Kapolres Cianjur melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke wilayah kecamatan Cidaun. Dalam kunjungan kerjanya Kapolres Cianjur sekaligus melihat Posko Penaganan Covid-19 di wilayah Kecamatan Cidaun, serta memberikan himbauan kepada Kapolsek khususnya Forkopimcam untuk terus meningkatkan Posko Penaganan Covid-19 diwilayah kecamatannya masing masing.
Pantauan MMN.co, dalam pelaksnaan kegiatan pertemuan dengan para kepala desa se-kecamatan Cidaun yang dilaksanakan di Aula Kantor kecamatan Cidaun yang dihadiri oleh Forkopimcam Cidaun bersama 14 kepala desa, dan terkahir memberikan bantuan makser untuk 14 desa.
Selain melaksanakan pertemuan dengan Forkopimcam juga kepala desa se-kecamatan Cidaun, Kapolres Cianjur meninjau pelaksanaan kegiatan swab test antigen cepat untuk para pedagang dilokasi wisata Pantai Cemara Udang Cipanglay yang di fasilitasi oleh tim medis Puskesmas Cidaun.
Kapolres Cianjur AKBP M Rifai mengatakan, kunjungan kerja ke wilayah Cianjur Selatan diantaranya ke Kecamatan Takokak, Kadupandak, Tanggeung dan Cidaun, terkahir Naringgul melihat Posko Penaganan Covid-19 diwilayah kerja Kapolsek yang ada di Cianjur Selatan.
“Adapun untuk kunjungan diwilayah kecamatan Cidaun kita melihat penaganan ada klaster baru Covid-19 yakni di desa Cibuluh ada 41 orang yang terkena Covid-19 yang diduga berasal dari pendatang asal Kalimantan yang berkunjung ke salah seorang warga di desa Cibuluh,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/5/2021).
Lanjut Kapolres, berkat penanganan kerjasama antara Pemerintah Desa dan Forkompimcam situasinya sudah pada sembuh sehingga tinggal 14 orang lagi yang kini masih sedang melaksanakan penanganan pengobatan juga isolasi.
“Kami himbau kepada Forkopimcam untuk terus meningkatkan Posko PPKM Mikro bersama Pemerintah Desa dan perangkatnya. Tolong tangani orang yang terpapar Covid-19 berkaitan dengan penanganan segera lakukan testing dan presing, apabila ada yang terkonfirmasi langsung lakukan isolasi siapkan peralatan,” terangnya.
Kapolres menambahkan, dengan adanya kejadian kemarin di Cibuluh kami apresiasi kepada Pemerintah Desa dan Forkopimcam yang dengan cepat melakukan presing terhadap 60 orang ternyata hasil presing yang kena hanya 41 dan kini tinggal 14 orang lagi yang masih melaksanakan isolasi.
“Selanjutnya untuk penyekatan kita masih melaksanakan KRYJ pembatasan pembatasan bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas,” pungkasnya.
(Jay)















